Advertisement
Prajurit TNI Gugur Lagi di Lebanon, Praka Rico Wafat Seusai Dirawat
Prajurit TNI Praka Rico Pramudia gugur di Lebanon usai dirawat akibat luka serangan saat misi perdamaian UNIFIL. - Antara.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyampaikan kabar duka atas gugurnya prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon, Praka Rico Pramudia. Ia meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka yang dideritanya saat bertugas.
Informasi tersebut disampaikan melalui akun resmi Instagram Kementerian Pertahanan. Dalam unggahan itu, Kemenhan menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian prajurit TNI Angkatan Darat tersebut.
Advertisement
"Gugurnya Praka Rico Pramudia dalam pelaksanaan misi perdamaian dunia bersama UNIFIL di Lebanon Selatan menjadi duka yang mendalam. Almarhum wafat setelah menjalani perawatan akibat luka yang dialami dalam penugasan," seperti dikutip dari akun instagram resmi Kementerian Pertahanan di Jakarta, Jumat.
Hingga saat ini, detail kronologi terbaru terkait wafatnya Praka Rico masih terus dikonfirmasi. Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah memberikan pernyataan detail terkait hal ini. Upaya penelusuran informasi lanjutan masih dilakukan.
BACA JUGA
Diketahui, Praka Rico merupakan salah satu dari tiga prajurit TNI yang sebelumnya mengalami luka akibat serangan di wilayah Lebanon. Insiden tersebut terjadi saat mereka menjalankan tugas sebagai bagian dari pasukan perdamaian.
"Praka Rico Pramudia mengalami luka berat serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis," kata Kapuspen Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (20/4).
Serangan itu terjadi setelah pos kontingen Indonesia di Kota Adshit al-Qusyar, Lebanon Selatan, terkena tembakan artileri pada Minggu (29/3). Dalam peristiwa tersebut, satu prajurit lainnya, Praka Farizal Romadhon, gugur di lokasi akibat serangan langsung.
Akibat luka berat yang dideritanya, Praka Rico segera dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Namun, setelah menjalani perawatan selama beberapa pekan, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan gugur di rumah sakit. Kepergian Praka Rico menambah daftar prajurit TNI yang gugur dalam menjalankan misi perdamaian dunia di bawah naungan UNIFIL di Lebanon Selatan.
Dalam catatan misi TNI di bawah United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), sebelumnya juga terdapat prajurit Indonesia yang gugur saat menjalankan tugas perdamaian.
Selain Praka Farizal Romadhon yang gugur dalam insiden yang sama, beberapa prajurit TNI pada penugasan sebelumnya juga dilaporkan meninggal dunia dalam berbagai situasi, baik akibat kecelakaan maupun insiden saat bertugas di wilayah konflik Lebanon.
Kehadiran TNI dalam misi UNIFIL sendiri merupakan bagian dari kontribusi Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia, meski tidak lepas dari risiko tinggi bagi personel yang diterjunkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Obesitas pada Lansia Meningkat, Ini Cara Mencegahnya
- Zulhas: Sekolah Bisa Tolak Makanan MBG Tak Sesuai Standar
- Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Kecam Serangan Israel
- Isu Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun, Ini Penjelasan Menkeu
- AHY Dorong Mrican Jadi Model Nasional Penataan Kawasan Kumuh
- Bareskrim Usut TPPU Bandar Narkoba, Keluarga Ikut Terseret
- OJK: Rekening Pelajar Tembus 59 Juta, Dana Capai Rp30,31 Triliun
Advertisement
Advertisement









