Emas Antam Tembus Rp2,65 Juta/Gram, Ini Daftar Harga Terbaru
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat bersama Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir di Kantor PP Muhammadiyah, Jumat (24/4/2026). Ist/muhammadiyah
Harianjogja.com, JOGJA—BPJS Ketenagakerjaan memperluas kolaborasi strategis dengan PP Muhammadiyah untuk memperkuat perlindungan pekerja sekaligus membuka akses kesejahteraan yang lebih luas, termasuk skema kepemilikan rumah bagi tenaga pendidik di lingkungan persyarikatan.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya berfokus pada jaminan sosial ketenagakerjaan, tetapi juga pengembangan manfaat tambahan yang lebih konkret bagi peserta.
“Tentunya itu jadi satu hal yang bisa kita kembangkan lebih lanjut,” ujarnya di Kantor PP Muhammadiyah, Jogja, Jumat (24/4/2026).
Perluasan Manfaat MLT untuk Akses Hunian
Salah satu fokus utama dalam kerja sama ini adalah penguatan program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) yang selama ini menjadi fasilitas bagi peserta Jaminan Hari Tua (JHT). Skema ini mencakup fasilitas pembiayaan seperti KPR, bantuan uang muka, hingga pinjaman renovasi rumah.
Melalui pengembangan kerja sama dengan Muhammadiyah, program tersebut diharapkan dapat menjangkau lebih banyak tenaga kerja di sektor pendidikan dan kesehatan yang berada di bawah naungan organisasi tersebut.
Saiful menyebutkan bahwa mekanisme pembiayaan ini memiliki keunggulan berupa suku bunga yang lebih ringan dibandingkan KPR komersial pada umumnya, sehingga lebih terjangkau bagi pekerja.
“Itu bisa juga nanti dimanfaatkan untuk para anggota persyarikatan Muhammadiyah ini, di mana bunganya lebih murah dibandingkan KPR pada umumnya,” jelasnya.
Optimalisasi Aset dan Investasi Produktif
Selain pembiayaan perumahan, BPJS Ketenagakerjaan juga membuka peluang kerja sama investasi berbasis aset, khususnya pemanfaatan lahan yang dimiliki Muhammadiyah untuk pengembangan hunian atau proyek produktif lainnya.
Langkah ini dinilai dapat memberikan dampak ganda, baik dari sisi peningkatan kesejahteraan pekerja maupun pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
“Kami akan kaji misalkan Muhammadiyah memiliki aset-aset tanah, kemudian kami juga bisa melakukan investasi membangun perumahan, misalkan,” kata Saiful.
Perlindungan Ratusan Ribu Pekerja Muhammadiyah
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan bahwa organisasinya menaungi ratusan ribu pekerja di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi dan sosial.
Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah penting untuk memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja yang selama ini belum sepenuhnya terlindungi, termasuk kelompok rentan di sektor informal.
“Maka Muhammadiyah bersama BPJS Ketenagakerjaan akan melakukan langkah-langkah konkret dalam usaha layanan dan perlindungan tenaga kerja,” ujarnya.
Haedar juga menyoroti tantangan kepemilikan rumah, terutama bagi dosen muda dan tenaga pendidik yang belum memiliki akses hunian layak.
Penguatan Jaminan Pensiun dan Perbankan
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Yogyakarta, Rudi Susanto, menambahkan bahwa kerja sama ini juga mencakup penguatan program Jaminan Pensiun sebagai jaminan pendapatan bagi pekerja di masa tua.
Program tersebut dijalankan melalui kerja sama dengan lembaga keuangan, termasuk Bank BTN, untuk memperluas akses pembiayaan rumah bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Ia berharap kolaborasi ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar memberi dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan pekerja dan keluarganya secara berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Pemkab Sleman bersama Satgas Pangan Polresta Sleman memperkuat pengawasan stok dan harga bahan pokok guna menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Sleman.
Penyaluran Dana Penguatan Modal Sleman 2026 mencapai Rp6,3402 miliar atau 32,31% dari total plafon Rp19,625 miliar.
Program padat karya di Gunungkidul digelar di 65 titik pada 2026 dengan anggaran Rp100-200 juta per lokasi untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi
BMKG mengimbau pengelola PLTA mengantisipasi lonjakan beban listrik selama El Nino. Fenomena ini diperkirakan mencapai puncak pada Desember 2026 hingga Januari
Mendagri Tito Karnavian menyebut aturan gaji kepala daerah yang berlaku sejak 2000 akan direvisi agar lebih sesuai dengan kondisi ekonomi dan kinerja daerah.