Verifikasi LP2B Tembus 86,08 Persen, ATR BPN Kejar Target 87 Persen
Verifikasi LP2B nasional mencapai 86,08 persen. ATR/BPN menargetkan angka 87 persen rampung tahun ini, lebih cepat dari target 2029.
Abdul Somad/Antara-Syifa Yulinna
Harianjogja.com, JAKARTA - Ketua KPK Agus Rahardjo mengklarifikasi kehadiran pendakwah Abdul Somad yang lebih dikenal dengan nama Ustaz Abdul Somad (UAS) dalam kajian di lembaga antirasuah tersebut.
Agus Rahardjo menegaskan kedatangan Ustaz Abdul Somad (UAS) untuk mengisi ceramah pada Selasa (19/11/2019) kemarin bukan diundang KPK secara kelembagaan.
"Kalau UAS sama sekali bukan lembaga. Jadi, ada beberapa staf yang pada waktu itu kajian Zuhur mengundang Ustaz Somad," kata Agus, di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu (20/11/2019).
Agus mengakui malam sebelum pelaksanaan kajian, pemberitahuan sudah disampaikan kepada pimpinan KPK.
"Sebetulnya pimpinan sudah mencegah. Bukan mencegah kapasitas UAS, tetapi kan di beberapa waktu lalu pernah ada kontroversi ya mengenai beliau," ucap Agus.
Kehadiran UAS berbeda dengan acara yang mengundang Gus Muwafiq, Rabu ini. Acara yang menghadirkan Gus Muwafiq sudah direncanakan pimpinan KPK secara kelembagaan sejak lama.
"Jadi beda, yang kemarin [UAS] ada beberapa orang yang mengundang kajian Zuhur, kemudian sebetulnya tidak disetujui pimpinan. Kalau yang hari ini [Gus Muwafiq] memang programnya pimpinan," ungkap Agus.
Kendati sudah dilarang pimpinan KPK, ternyata UAS tetap dihadirkan. Agus menegaskan akan memeriksa pegawai yang menginisiasi kegiatan tersebut. Ketika ditanya apakah pegawai tersebut tergabung dalam Wadah Pegawai (WP) KPK, Agus secara tegas membantahnya.
"Bukan, ada sekolompok. Di KPK ada organisasi namanya BAIK. Itu singkatan (Badan Amal Islam KPK)," ujar Agus.
Sebelumnya, pendakwah kondang Ustaz Abdul Somad mengisi kajian bertemakan integritas, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (19/11). Dalam kajiannya itu, UAS banyak bercerita soal hubungan antara Allah dengan manusia.
Sementara itu penceramah Ahmad Muwafiq yang akrab disapa Gus Muwafiq menyampaikan tausiah di depan pimpinan dan pegawai KPK, di Gedung KPK, Jakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Verifikasi LP2B nasional mencapai 86,08 persen. ATR/BPN menargetkan angka 87 persen rampung tahun ini, lebih cepat dari target 2029.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
18 Agustus 2026 diperingati sebagai Hari Konstitusi Indonesia. Simak sejarah, makna, dan status libur nasional pada tanggal tersebut.