Pilur Bantul 2026, Bupati Ingatkan Calon Lurah Hindari Politik Uang
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.
Seorang peserta mulai melakukan pemberkasan CPNS di Aula Adikarta, Gedung Kaca kompleks Pemkab Kulonprogo, Kamis (10/1/2019)./Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, JAKARTA -- Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 telah dibuka sejak Senin (11/11/2019) malam.
Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih menjadi profesi primadona bagi masyarakat Indonesia untuk mengais rezeki. Hal ini terbukti saat pendaftaran CPNS 2018 lalu, pendaftar mencapai 4 juta pelamar. Tingginya minat menjadi PNS, membuat penjual batu akik, logam mulia, hingga jimat kebanjiran pesanan.
Dilansir dari Suara.com, Selasa (12/11/2019), salah satu penjual di Pasar Rawa Bening Jakarta Gems Center, Jatinegara, Jakarta Timur, DKI Jakarta yang bernama Awan mengakui masa-masa pendaftaran CPNS banyak orang yang mendatangi dirinya untuk mencari jimat. Konon katanya, jimat tersebut membuat agar peserta CPNS percaya diri saat menjalani tes.
Awan juga mengakui bahwa ia hanya menjual media jimatnya saja bukan dengan isinya. Namun, jika ada pembeli ingin mengisi jimat tersebut, ia akan memperkenalkan dengan "orang pintar".
"Jadi ini cuma media, belum ada isinya. Nanti yang mengisi itu biasanya orang pintar," kata Awan.
"Saya jual medianya saja masih kosong belum ada isinya. Kalau mau saya bisa bantu kenalin sama \'orang pintarnya\'," sambungnya.
Untuk harga jimat, Awan mengatakan harganya berkisar antara Rp10.000 hingga Rp25.000.
Berkaca pada pelaksanaan tes CPNS 2018 lalu, jimat memang menjadi barang yang banyak dicari oleh peserta tes CPNS. Buktinya, para peserta banyak membawa jimat ke ruangan ujian. Bahkan, ada juga peserta yang menaruh jimat di pakaian dalamnya. Hal tersebut diungkap oleh Kasubag Hubungan Media dan Antarlembaga Biro Humas BKN, Diah Eka Palupi.
"Yang di Madiun diletakkan di dalam bra," ungkap Diah, Rabu (7/11/2018) lalu.
Meskipun ketahuan, BKN tidak memberikan sanksi kepada peserta tersebut. Hanya saja, akan menyita jimat yang dibawa oleh peserta.
"Enggak ada, enggak ada, sanksinya sanksi sosial, diketawain sama petugas-petugas di sana. Itu malunya setengah mati kan, apalagi kalau ternyata nanti enggak lolos passsing grade, lebih malu lagi,"ujar Kepala Biro Humas BKN, Mohammad Ridwan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.
MK menyatakan permohonan hak mempertahankan nomor HP saat berganti operator atau MNP tidak dapat diterima karena dinilai kabur.
Disdik Sleman menyebut laporan SD Negeri Ledoknongko tidak mencantumkan siswa sebagai ABK, berbeda dengan informasi awal kepolisian.
Kejagung menyatakan Kolonel Budi Utomo tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG dan ditahan sejak Agustus 2026 di Pomdam Jaya.
Indonesia menguasai 41% produksi nikel olahan dunia. Pemerintah mendorong hilirisasi berlanjut ke ekosistem baterai.
WJNC 2026 diperpanjang dari Tugu hingga Titik Nol Kilometer. Pemkot Jogja menargetkan 60.000 pengunjung dan siapkan rekayasa lalu lintas.