Advertisement
LPSK Minta Kapolri Idham Azis Selesaikan Kasus Novel
Presiden Joko Widodo (kanan) menyalami Kapolri Jenderal Pol Idham Azis usai penyematan pangkat dalam rangkaian upacara pelantikan Kapolri di Istana Negara, Jumat (1/11/2019). Idham Azis dilantik menjadi Kapolri menggantikan Tito Karnavian yang diangkat menjadi Mendagri. - Harian Jogja/Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengaku berharap banyak pada terpilihnya Jendral Idham Azis sebagai Kapolri, dalam menuntas persoalan yang menjadi pekerjaan rumah Polri yang belum terselesaikan oleh pendahulunya.
Wakil Ketua LPSK, Manager Nasution berharap dalam kepemimpinan Idam Azis dapat menghadirkan keyakinan publik bahwa kepolisian benar-benar profesional, berigtegritas, humanis, serta mandiri.
Advertisement
"Pertama saya ucapkan selamat mengemban tugas. Semoga (pak Idham Azis) dapat membawa Polri lebih berintegritas dan humanis lagi," katanya, Minggu (3/11/2019).
Selanjutnya, Maneger juga meminta agar Polri segera mengungkap kasus yang menimpa mantan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan yang hingga saat ini belum diketahui rimbanya.
BACA JUGA
"Segera membuktikan bisa menyelesaikan kasus Novel Baswedan," ujarnya.
Kemudian, LPSK juga menyoroti soal pemberantas Narkoba. Idham diminta serius dan tidak pandang bulu terhadap barang yang dapat merusak generasi muda.
"Mampu melakukan pemberantasan narkoba tanpa pandang bulu," tegasnya.
Tidak hanya itu, LPSK juga menyoroti terkait penegakan hukum terhadap aksi terorisme. Pihak kepolisian diminta profesional dan akuntabel dalam penindakan kasus tersebut.
"Pemberantasan terorisme secara profesional, mandiri, akuntabel, dan berintegritas serta mengedepankan dan menjunjung tinggi pemuliaan harkat dan martabat kemsnusiaan," bebernya.
Ditambahkan Maneger, Idham juga diminta agar menegakkan hukum secara berkeadilan pelaku kerusuhan sosial serta mengantisipasi peristiwa seperti yang terjadi di Papua dan menyelesaikan kasus tertembak mati dua mahasiswa di Kendari, Randy dan Yusuf.
Terakhir agar meningkatkan kerjasama yang sudah terjalin selama ini. Kemudian meningkatkan sosialisasi kepada jajaran kepolisian tentang perspektif perlindungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Motif Ekonomi, Pelaku Pencurian Anjing di Sleman Minta Maaf
Advertisement
10 Destinasi Terfavorit di Sleman Selama Libur Nataru, Ini Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Kemenhut Tegaskan Tak Ada Penggeledahan oleh Kejagung
- Pemkab Sleman Luncurkan e-Kalurahan, Awasi Transaksi Desa
- Prabowo Ingin Anak Petani Jadi Insinyur hingga Jenderal
- Pemda DIY Perkuat Wisata Berbasis Experience Economy
- 75 Persen Tiket Nataru Dibeli Lewat Access by KAI
- Danantara Kembangkan Kompleks Haji RI di Makkah
- Bupati Bantul: Anggaran Turun, Layanan Publik Tak Boleh Menurun
Advertisement
Advertisement



