Ibas Yakin Polri Lebih Profesional di Bawah Kepemimpinan Idham Azis

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis usai penyematan pangkat dalam rangkaian upacara pelantikan Kapolri di Istana Negara, Jumat (1/11/2019). Idham Azis dilantik menjadi Kapolri menggantikan Tito Karnavian yang diangkat menjadi Mendagri. - Antara
02 November 2019 13:37 WIB Samdysara Saragih News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Tongkat kepemimpinan Polri telah berganti. Kini, Jenderal Pol. Idham Azis telah resmi menyandang jabatan sebagai Kapolri yang baru menggantikan Tito Karnavian yang menjadi Menteri Dalam Negeri. 

Edhie Baskoro Yudhoyono dari Fraksi Partai Demokrat di DPR RI optimistis Kepolisian Negara RI akan semakin profesional di bawah komando Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis.

Menurut Ibas, sapaan Edhie, Idham telah memenuhi segala kriteria untuk memimpin Polri. Dia pun percaya mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri itu amanah dengan jabatan baru.

"Idham Aziz orang yang baik, sangat kompeten, berprestasi, dan memenuhi syarat,” ujar Ibas dalam keterangan resmi, Jumat (1/11/2019).

Presiden Joko Widodo telah melantik Idham Azis sebagai Kapolri di Istana Negara, Jumat. Sehari sebelumnya DPR menyetujui pengusulan Idham sebagai calon tunggal pengganti Tito Karnavian.

Ibas meyakini bahwa Idham mampu menjaga Indonesia lebih aman dan kondusif berbekal pengalaman menangani kasus terorisme.

Pada 2005, Idham sebagai Kepala Unit Pemeriksaan Subden Investigasi Densus 88 Antiteror Polri turut terlibat dalam aksi melumpuhkan gembong teroris Dr. Azhari.

Bahkan, tambah Ibas, Idham kemudian diangkat sebagai Wakil Kepala Densus 88 pada 2010, hingga jabatan terakhirnya sebagai Kepala Bareskrim pada awal 2019. Prestasi dan catatan karir itu membuat Ibas bertambah yakin dengan kemampuan Idham.

“Saya mendukung penuh beliau untuk menjadi Kapolri agar Polri lebih profesional. Saya yakin Pak Idham mampu menegakkan keadilan, menjaga demokrasi, modern, sejahtera, dan mengayomi rakyat," ujar putra bungsu Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ini.

Sumber : bisnis.com