Dilantik Jadi Ketua Komisi I, Meutya Hafid Siap Panggil Prabowo

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (tengah) berpegangan tangan dengan Mensesneg Pratikno (kanan) dan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi sebelum foto bersama yang merupakan rangkaian pelantikan Kabinet Indonesia Maju di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). - Antara
30 Oktober 2019 01:57 WIB Jaffry Prabu Prakoso News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Setelah dilantik menjadi Ketua Komisi I, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI dari Partai Golkar Meutya Hafid akan memanggil para mitra di kementerian.

Yang akan bekerja sama dengan Komisi I tidak jauh berbeda dengan periode sebelumnya. Beberapa di antaranya adalah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Kementerian Luar Negeri, serta Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Meutya mengatakan bahwa Komisi I bakal mendalami program kerja mitra tersebut selama lima tahun ke depan khususnya Kemenkominfo yang dipimpin ole Johnny Gerald Plate dan Kemenhan oleh Prabowo Subianto.

“Kita ingin tahu pola ke depan dan juga apa program-program dari Kemenhan kali ini seperti apa saja. Kemkominfo saya rasa juga karena menterinya baru. Apakah ada terobosan-terobosam baru yang akan dilakukan oleh menterinya,” katanya usai dilantik di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (29/10/2019).

Meutya yang juga berasal dari Komisi I pada periode sebelumnya menjelaskan bahwa masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan oleh Prabowo. Salah satunya terkait industri pertahanan nasional. Ini dia dorong agar Indonesia lebih mandiri dalam hal alutsista.

Sebagai ketua, Meutya akan bekerja sama dengan baik bersama semua pihak termasuk Prabowo yang menjadi calon presiden pada pemilu lalu.

“Jadi perlakuan akan sama dengan mitra-mitra lainnya. Kritisi juga tetap akan sama. Pengawasan kami kepada Kemenhan juga akan tetap sama. Kami harapkan bisa bekerja sama dengan baik dengan kemenhan dalam hal ini Menhan kita, Pak Prabowo,” jelasnya.

Sumber : Bisnis.com