Dibuka 11 November, Ini Formasi Terbanyak pada Seleksi CPNS Tahun Ini

Suasana tes CPNS di beberapa waktu lalu - JIBI/Bisnis.com
28 Oktober 2019 19:27 WIB Rayful Mudassir News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah membuka 152.286 formasi pada penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019. 

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Badan Kepegawaian Negara Mohammad Ridwan mengatakan formasi yang diberikan kepada instansi pusat sebanyak 37.425 pada 68 kementerian lembaga dan instansi daerah 114.861 formasi pada 462 pemerintah daerah.

"Ada dua jenis formasi yang dibuka pada CPNS tahun 2019 ini, yaitu formasi umum dan formasi khusus. Formasi khusus meliputi cumlaude, diaspora, dan disabilitas pada Instansi Pusat dan Daerah, serta formasi khusus putra-putri Papua, dan formasi lainnya yang bersifat strategis pada Instansi Pusat," katanya melalui keterangan resmi, Senin (28/10/2019).

Adapun formasi jabatan yang dibuka yaitu tenaga pendidikan, kesehatan, dosen, teknis fungsional, dan teknis lainnya. Sementara itu dia menyebut tiga besar formasi pada penerimaan CPNS kali ini adalah guru (63.324 formasi), tenaga kesehatan (31.756 formasi), dan teknis fungsional (23.660 formasi).

"Seperti halnya pada penerimaan CPNS sebelumnya, setiap pelamar hanya dapat melamar pada 1 formasi di 1 instansi," jelasnya.

Pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil 2019 akan dibuka pada 11 November 2019. Badan Kepegawaian Negara merinci sejumlah berkas yang harus dipersiapkan saat pendaftaran.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Badan Kepegawaian Negara Mohammad Ridwan menerangkan ada dokumen yang perlu disiapkan pelamar untuk diunggah ke dalam portal SSCASN.

"Di antaranya scan KTP asli, foto, swafoto, ijazah dan transkrip nilai asli, serta beberapa dokumen pendukung lainnya yang dipersyaratkan oleh instansi," katanya dalam siaran resmi yang diterima Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Senin (28/10/2019).

Pihaknya meminta dalam masa pengumuman ini, instansi yang membuka formasi CPNS 2019 diharapkan mempubikasikan pengumuman resmi pada situs web dan media sosial masing-masing.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia