Korut Tembakkan Rudal Balistik ke Laut Jepang Usai Latihan Militer
Korut menembakkan sejumlah rudal balistik sejauh 250 km ke Laut Jepang setelah latihan gabungan Korsel, Jepang, dan AS berakhir.
Gibran Rakabuming Raka. /Suara.com-Tyo
Harianjogja.com, JAKARTA - Peluang bagi putra Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Gibran Rakabuming Raka untuk maju sebagai calon Wali Kota Solo menurut Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani masih terbuka lebar, meski DPC PDIP Solo telah memiliki calonnya sendiri dan telah diajukan.
Puan mengatakan, kesempatan Gibran masih sama dengan calon-calon lainnya yang juga ikut mendaftar. Adapun mekanisme pendaftaran, kata dia, dapat melalui DPC, DPD, dan DPP.
“Jadi mendaftar di DPC, mendaftar di DPD, kemudian kalaupun di DPD itu sudah tutup, kemudian yang bersangkutan itu bisa mencalonkan melalui DPP partai. Jadi jenjang itu sebenarnya masih bisa dilakukan dan mekanisme itu bisa saja dilakukan," kata Puan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (28/10/2019).
Menurut Puan, sejauh ini, belum ada keputusan resmi soal siapa yang diajukan oleh PDIP untuk posisi calon Wali Kota Solo. Ia mengatakan, setiap pendaftar termasuk Gibran, nantinya bakal mengikuti proses uji kelayakan dan kepatutan sebelum akhirnya diputuskan maju atau tidaknya pada Pilkada Solo 2020.
“Jadi memang selama belum ada keputusan kita membuka lebar pintu pendaftaran bagi siapa saja yang berminat untuk maju pilkada atau menjadi calon yang akan ikut pilkada melalui jenjang kepartaian tersebut,” kata Puan menjelaskan.
Sebelumnya, Ketua DPC PDIP Kota Solo FX Hadi Rudyatmo angkat bicara terkait pertemuan antara putra sulung Presiden Jokowi dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada Kamis (24/10/2019).
Menurutnya, pertemuan itu tak ubahnya sebagai pertemuan yang biasa, yakni antara kader dengan ketua umumnya.
Ia menilai memang tidak pernah ada larangan bagi kader untuk bertemu dengan ketua umumnya. Disinggung mengenai keterkaitan dengan rekomendasi sebagai bakal calon Wali Kota Solo, Rudy mengatakan, bahwa DPC sudah mempunyai pilihan yakni Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa.
"Kami sudah menugaskan pak Pur [Achmad Purnomo] dan pak Teguh untuk maju, dan ini sudah dibawa ke DPP. Kalau nanti rekomendasinya lain, saya tidak ingin berandai-andai," ucapnya saat ditemui di rumah dinas Wali Kota di Loji Gandrung, Kamis (24/10/2019).
Pria yang juga menjabat sebagai Wali Kota Solo itu menambahkan, siapapun nanti yang akhirnya berhak mendapatkan rekomendasi dari DPP, pihaknya juga akan punya keputusan sendiri.
"Siapa pun yang nantinya akan mendapatkan rekomendasi, saya punya keputusan sendiri," katanya.
Hanya saja, Rudy tidak menjelaskan secara rinci, mengenai keputusan tersendiri tersebut seperti apa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Korut menembakkan sejumlah rudal balistik sejauh 250 km ke Laut Jepang setelah latihan gabungan Korsel, Jepang, dan AS berakhir.
iPhone 18 Pro, Pro Max, dan Duo sama-sama memakai A20 Pro. Cek perbedaan layar, kamera, baterai, dan harga ketiganya.
Andika Mahesa meminta publik tenang setelah Dodhy mengumumkan Kangen Band bubar. Ia akan menemui seluruh personel di Jakarta.
Pameran Nasirun digelar di Galeri Nasional Indonesia hingga 11 Oktober 2026, sekaligus menjadi pameran terakhir sebelum revitalisasi.
Australia merebut gelar putra dan putri AVC Beach Volleyball 2026 di Shangluo serta mengamankan dua kuota Olimpiade LA28.
Mario Aji gagal ke Q2 dan dipastikan start posisi 22 di Moto2 San Marino 2026. Senna Agius tercepat di Q2 dengan 1 menit 33,718 detik.