Jokowi Jadi Presiden, Alap-Alap Jokowi Balik Kandang

Alap-Alap Jokowi - Istimewa
23 Oktober 2019 19:52 WIB Budi Cahyana News Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Alap-Alap Jokowi yang merupakan relawan Joko Widodo (Jokowi) dalam pilpres lalu mendukung sepenuhnya presiden dalam memilih kabinet untuk periode lima tahun mendatang. Tugas Alap-Alap Jokowi hanya memenangkan Joko Widodo-Ma’ruf Amin dalam kontestasi pilpres.

“Tugas kami sebagai relawan sudah selesai yakni membantu Joko Widodo-Ma’ruf Amin memenangkan pilpres. Itu saja,” ujar inisiator Alap-Alap Jokowi, Muhammad Isnaini melalui keterangan tertulis kepada wartawan, Rabu (23/10/2019).

Menurut Isnaini, Alap-Alap Jokowi tidak akan pernah masuk ke persoalan lain khususnya yang menjadi domain presiden atau hak prerogatif presiden.

“Kami sebagai relawan sudah terhormat bisa membantu Bapak [Jokowi] memenangkan pilpres. Tentu saja ini menjadi kebanggaan kami. Maka dari itu, setelah pilpres selesai, relawan kembali ke habitat masing-masing, balik kandang. Yang jadi petani, maka kembali ke sawah. Yang pengusaha, juga kembali menjalankan aktivitas bisnisnya. Yang jadi nelayan ya kembali melaut.  Jadi simpel saja, namanya juga relawan. Sama sekali nggak ada tendensi atau kepentingan yang lain kecuali memenangkan Jokowi di pilpres. Titik!” jelas Isnaini.

Isnaini menegaskan Alap-Alap Jokowi tetap militan dalam mengawal Jokowi. Alap-Alap Jokowi selalu siap digerakkan sewaktu-waktu apabila dibutuhkan. Namun demikian, kata Isnaini,  Alap-Alap Jokowi tidak akan pernah masuk ke ranah Jokowi sebagai presiden.  “Kami mendukung Bapak untuk membangun bangsa ini lebih maju. Dan kami tidak akan pernah meragukan komitmen beliau [Jokowi] untuk membangun bangsa ini. Kita total ada di belakang Pak Jokowi, karena kita bangga bersama Pak Jokowi,” ungkap Isnaini.

Meski relawan sudah kembali ke habitatnya masing-masing, dia  berharap kepada anggota Alap-Alap Jokowi yang tersebar mulai Aceh, Lampung, Jambi, Batam, Jakarta dan sekitarnya, Garut, Jawa Tengah, DIY, Tulungagung, Jawa Timur, Samarinda, Manado, Makassar, Kendari, Ambon, NTB, NTT, dan Papua untuk tetap mendoakan Jokowi-KH Ma’ruf Amin dalam memimpin bangsa Indonesia. Selanjutnya, relawan yang tersebar dari Aceh hingga Papua tersebut bisa menjadi wadah silaturahim anak bangsa.

Sejak Alap-Alap Jokowi dibentuk di Jogja Expo Center (JEC) pada Maret 2015, komitmennya sudah jelas yakni mengawal Jokowi dengan mandiri. Artinya, segala bentuk kegiatan atau pertemuan yang diinisiasi oleh Alap-Alap Jokowi berasal dari swadaya relawan.

“Bikin kaus saja kita iuran sendiri-sendiri. Kalau ada rejeki yang lebih, bisa untuk menyubsidi yang lain. Kenapa demikian? Karena kita bangga bersama Jokowi, bangga menyongsong kemajuan dan kesatuan bangsa bersama Bapak Jokowi,” kata dia.

Selain itu, sejak didirikan, kata dia, Alap-Alap Jokowi tidak pernah ada struktur organisasinya sehingga tidak mengenal ketua, komandan ataupun koordinator. “Semua koordinator, semua menjadi pasukan. Pasukan yang memiliki jiwa petarung untuk memenangkan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin,” imbuh dia.

Salah satu relawan Alap-Alap Jokowi, Imam Sajaroh mengatakan Alap-Alap Jokowi akan senantiasa di belakang Jokowi.

“Kami mendukung Pak Jokowi untuk memajukan bangsa ini dan mempersatukan bangsa ini. Bapak Jokowi punya komitmen yang kuat untuk membangun bangsa dan mempersatukan bangsa. Jadi ini sudah persoalan Merah Putih. Kami dukung full,” ujar pengasuh Pondok  Pesantren Ibnu Hadi, Prambanan, Sleman ini.

Gus Jaroh, sapaan Imam Sajaroh, mengatakan saat ini ribuan relawan Alap-Alap Jokowi telah kembali beraktivitas di lingkungan masing-masing begitu KPU menyatakan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin memenangkan pilpres.

“Saya kembali ke ponpes, mengaji dan keliling untuk mengisi pengajian. Begitu juga dengan relawan yang lain. Untuk hal-hal yang lain kita serahkan ke Pak Jokowi sebagai presiden. Kami ndak nuntut apa-apa, namanya juga relawan,” ujar Gus Jaroh sambil tertawa.