Facebook Luncurkan Asisten AI untuk Kreator, Saingi TikTok
Facebook meluncurkan Creator Studio dengan asisten AI yang membantu kreator menganalisis konten, komentar, dan performa audiens.
Ilustrasi angin kencang./JIBI
Harianjogja.com, MAGELANG - Bupati Magelang Zaenal Arifin menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menetapkan status darurat bencana angin kencang sejak Senin hingga Rabu (23/10/2019).
"Status darurat bencana terhitung sejak hari ini hingga Rabu (23/10/2019), kami siap melakukan penanganan darurat, termasuk mencukupi kebutuhan pengungsi," katanya di Magelang, Senin (21/10/2019).
Ia mengatakan status darurat bencana sengaja ditetapkan karena bencana angin kencang yang terjadi kali ini, berbeda dibanding biasanya, di mana pada kejadian sebelumnya durasi terlama angin kencang hanya sekitar satu jam.
Sebanyak 12 desa di tujuh kecamatan di Kabupaten Magelang, sejak Minggu (20/10/2019) hingga Senin dilanda angin kencang mengakibatkan puluhan rumah rusak dan ratusan keluarga mengungsi karena ketakutan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edy Susanto mengatakan pihaknya akan meminta penjelasan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait kondisi cuaca tersebut.
"Kami akan meminta penjelasan karena hal itu akan menjadi bagian dari upaya untuk melakukan antisipasi dan kewaspadaan kami di hari-hari mendatang," katanya.
Ia menuturkan angin kencang biasa terjadi untuk menandai terjadinya pergantian musim, dari musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya.
"Durasi waktu yang terjadi begitu lama tersebut kami akan berupaya mencari tahu apakah angin kencang ini memang merupakan penanda pergantian musim belaka atau bukan," katanya.
Ia menyebutkan sejumlah kecamatan yang dilanda angin kencang tersebut, yakni Kecamatan Pakis, Sawangan, Kajoran, Ngablak, Tegalrejo, Srumbung, dan Kecamatan Dukun.
Ia menuturkan di Kecamatan Pakis desa yang terdampak angin kencang, yakni Desa Ketundan mengakibatkan tertutupnya akses jalan Dusun Krembyungan menuju Dusun Pogalan dan Dusun Wekas.
Kemudian di Desa Kenalan Kecamatan Pakis akses jalan Dusun Kenalan tertutup rumpun bambu roboh. Sebanyak lima rumah tertimpa pohon tumbang, satu rumah rusak berat di Dusun Kecitran, Ketundan milik Bardi.
Ia menyebutkan sebanyak 853 keluarga atau sekitar 2.682 jiwa dari enamDusun mengungsi di Balai Desa Ketundan dan beberapa masjid. Di Desa Pogalan sebanyak 94 jiwa mengungsi ke Balai Desa Pogalan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Facebook meluncurkan Creator Studio dengan asisten AI yang membantu kreator menganalisis konten, komentar, dan performa audiens.
Penyaluran bantuan air bersih dilaksanakan pada Jumat (14/8/2026) di Dusun Klayu, Gude 1, dan Gude 2, Kalurahan Sumberwungu, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungki
Dispetaru Kabupaten Bantul menegaskan, pendirian bangunan di sempadan pantai harus mengikuti aturan merespons sejumlah bangunan yang rusak diterjang gelombang
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.
Kemendagri membuka Program Masadagri Batch III 2026 dengan 65 posisi magang di 12 unit kerja. Pendaftaran dibuka 15-19 Agustus 2026 untuk mahasiswa D4 dan S1.