Investor China Bangun Apartemen Rp1,25 Triliun di IKN
Apartemen investor China PT Star Bright International Investment di IKN telah dipesan lebih dari 100 unit meski proyek belum rampung.
Pendiri Gojek, Nadiem Makarim/Ist via Marketeers.com
Harianjogja.com, JAKARTA-- Nama Nadiem Makarim mendadak muncul sebagai menteri di Kabinet Kerja Jilid II.
Nadiem Makarim, pendiri dan CEO Gojek, jadi sorotan media asing setelah ia mengumumkan mundur dari startup terbesar di Indonesia itu demi memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo untuk duduk di kabinet baru.
Seperti diwartakan sebelumnya, Nadiem diketahui sudah mundur dari Gojek dan sejak Senin pagi (21/10/2019) telah berada di Istana Presiden di Jakarta untuk memenuhi panggilan Jokowi. Belum diketahui pos yang akan diduduki lelaki 35 tahun itu.
Keputusan Nadiem itu membuat namanya menjadi judul berita-berita media asing terkemuka di dunia. Media bisnis Bloomberg misalnya menulis, "Gojek\'s35 Year-Old Chief is Joining Indonesia\'s New Cabinet".
"Presiden Indonesia Joko Widodo telah menawarkan kepada lelaki berusia 35 tahun itu, pendiri startup terbesar di negerinya, Gojek, sebuah posisi di kabinet baru. Ini menunjukkan pentingnya sektor Internet bagi negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara tersebut," tulis Bloomberg tentang Nadiem Makarim.
Sementara media Singapura, The Strait Times, menulis artikel bertajuk "Gojek founder Nadiem Makarim quits CEO post to join Jokowi\'s new Cabinet".
"Penunjukkannya sesuai dengan pernyataan Presiden Joko Widodo di publik, yang ingin memasukkan profesional serta milenial di dalam tim (kabinet) periode kepemimpinan keduanya."
Media itu juga mengulas tentang latar belakang keluarga Nadiem dan secara khusus menyebut peran kakeknya, Hamid Algadri yang tidak lain adalah pejuang kemerdekaan Indonesia.
"Pendiri Gojek itu, yang mengumumkan pengunduran dirinya pada Senin, berasal dari keluarga terpandang di Indonesia. Kakeknya adalah bagian dari delegasi yang memenangkan kemerdekaan Indonesia dari Belanda dalam sebuah konferensi di 1949 di Den Haag."
Media bisnis Jepang, Nikkei Asian Review, dalam artikel bertajuk "Go-Jek CEO Nadiem Makarim resigns to join Indonesian government" menulis bahwa penunjukkan bos perusahaan teknologi sebagai menteri sangat tidak lazim terjadi di Indonesia.
"Tetapi (penunjukkan ini) sesuai dengan janji Widodo untuk mendukung startup digital negara kepulauan itu untuk mendorong pertumbuhan ekonomi," tulis Nikkei.
Adapun The South China Morning Post, media asal Hong Kong, China, menulis artikel berjudul, "Southeast Asia’s ride-hailing market takes interesting turn as Gojek CEO Makarim steps down to join Indonesian cabinet".
Jika diterjemahkan secara bebas, judul artikel itu kira-kira berarti, "Pasar ride-hailling Asia Tenggara membuat langkah menarik karena CEO Gojek, Makarim, mundur untuk bergabung dengan kabinet Indonesia".
Gojek memang diketahui bersaing ketat dengan Grab, perusahaan asal Singapura di Asia Tenggara. Dua perusahaan itu sedang giat-giatnya mengembangkan layanan mereka di beberapa negara seperti Vietnam, Malaysia, dan Thailand.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Apartemen investor China PT Star Bright International Investment di IKN telah dipesan lebih dari 100 unit meski proyek belum rampung.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan operasional LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai pada 26 Agustus 2026 mendatang.
BMKG memprakirakan curah hujan Kalsel mulai meningkat Oktober 2026, tetapi lahan masih sangat mudah terbakar pada 22-23 Agustus.
Prabowo menegaskan pelaku karhutla akan ditindak. Izin korporasi bisa dicabut jika terbukti melakukan pelanggaran hukum.
LRT Jabodebek mencatat rekor 3,06 juta penumpang pada Juli 2026, tertinggi sejak beroperasi dan tumbuh 21% secara tahunan.
BMKG mencatat 776 titik panas di Kalsel pada Sabtu. Sebaran asap meluas ke Kalteng dan Kaltim, sementara jarak pandang turun hingga 200 meter