Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati atas Wafatnya Guruh
Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Megawati atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal di usia 73 tahun.
Kecelakaan beruntun di Kota Kediri melibatkan bus Harapan Jaya. Sopir dan kenek masih diperiksa, 11 orang luka dan dirawat di rumah sakit. /Antara.
Harianjogja.com, KEDIRI—Polisi masih mendalami insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah bus, mobil, dan sejumlah sepeda motor di Kota Kediri, Jawa Timur, yang mengakibatkan belasan orang mengalami luka-luka. Sopir dan kenek bus kini masih menjalani pemeriksaan intensif di kantor kepolisian.
Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan mengatakan, hingga saat ini sopir dan kenek bus masih ditahan untuk kepentingan pemeriksaan lanjutan, karena proses penyelidikan belum rampung.
“Sopir masih kami tahan di kantor termasuk kenek karena saat ini pemeriksaan masih berlanjut,” kata Tutud Yudho Prastyawan di Kediri, Sabtu.
Ia menjelaskan, pihak kepolisian belum menetapkan tersangka dalam kasus kecelakaan beruntun tersebut. Selain sopir dan kenek bus, sejumlah saksi lain juga turut dimintai keterangan guna mengungkap kronologi secara menyeluruh.
“Jadi sebelum selesai pemeriksaan, sopir ataupun kenek tidak kami keluarkan sampai kami tetapkan dalam pemeriksaan itu ada tersangka di situ,” ujarnya.
Menurut Tutud, penyidik masih menelusuri kemungkinan adanya unsur kelalaian, kesengajaan, atau faktor teknis lain yang menyebabkan terjadinya kecelakaan beruntun tersebut. Hingga kini, identitas sopir dan kenek bus yang diperiksa juga belum diungkap ke publik.
Untuk memastikan penyebab kejadian, Polres Kediri Kota turut mendatangkan tim ahli guna melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian perkara. Hasil evaluasi dari tim tersebut dinilai penting sebagai dasar penentuan arah penyelidikan.
“Kami masih mendalami terkait dengan rem blong atau tidak. Yang jelas dari TKP itu tidak ada tanda pengereman. Kami juga mendatangkan tim untuk mengecek kondisi bus, rem, dan seluruh sistemnya, semuanya masih kami dalami,” jelas Tutud.
Insiden kecelakaan beruntun ini terjadi pada Jumat (23/1) sore dan melibatkan bus Harapan Jaya, sebuah mobil, serta sejumlah sepeda motor yang melaju searah di wilayah Kota Kediri.
Berdasarkan informasi di lapangan, bus Harapan Jaya bernomor polisi AG 7662 UT diketahui baru saja keluar dari Terminal Baru Kota Kediri sebelum kecelakaan terjadi.
Saat melintas di simpang empat Muning, Kota Kediri, sopir bus berniat mendahului kendaraan di depannya. Namun, bus diduga tidak dapat dikendalikan sehingga menabrak mobil dan sepeda motor di jalur tersebut.
Benturan keras menyebabkan beberapa kendaraan mengalami kerusakan parah. Bus kemudian terus melaju hingga menabrak tembok rumah warga sebelum akhirnya berhenti.
Akibat kecelakaan beruntun tersebut, sebanyak 11 orang dilaporkan mengalami luka-luka, termasuk sopir bus. Para korban yang merupakan penumpang mobil dan pengendara sepeda motor langsung dilarikan ke sejumlah rumah sakit di wilayah Kota Kediri untuk mendapatkan perawatan medis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo Subianto bertakziah ke kediaman Megawati atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal di usia 73 tahun.
Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026 menampilkan Amri/Nita dan Leo/Daniel. Simak jam, lawan, venue, dan siaran langsung.
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Ferran Soriano menegaskan proses hukum masih panjang dan klub akan melawan.
Discord mulai menerapkan verifikasi usia global. Lebih dari 90% pengguna tak perlu unggah ID, tetapi sejumlah fitur akan dibatasi.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.