Advertisement

Kodam Siliwangi Selidiki Kabar 23 Prajurit Hilang di Longsor Cisarua

Newswire
Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:27 WIB
Sunartono
Kodam Siliwangi Selidiki Kabar 23 Prajurit Hilang di Longsor Cisarua Kodam III Siliwangi telusuri kabar 23 anggota TNI hilang akibat longsor di Cisarua, Bandung Barat. Pencarian terkendala cuaca ekstrem. - Antara.

Advertisement

Harianjogja.com, BANDUNG BARAT—Komando Daerah Militer (Kodam) III/Siliwangi tengah menelusuri kebenaran informasi mengenai dugaan hilangnya 23 anggota TNI dalam peristiwa tanah longsor di Kampung Pasir Kuning RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Longsor tersebut memicu proses pencarian besar-besaran di tengah kondisi medan yang sulit.

Kepala Penerangan Kodam III/Siliwangi, Kolonel Inf Mahmuddin, menyatakan hingga Sabtu (24/1/2026) pihaknya belum dapat memastikan kebenaran kabar tersebut karena masih melakukan verifikasi langsung di lapangan. Informasi yang beredar saat ini masih bersifat sementara dan memerlukan konfirmasi lanjutan.

Advertisement

“Terkait kemungkinan adanya anggota kami yang belum diketahui keberadaannya, kami masih menunggu perkembangan lebih lanjut dan akan segera kami pastikan kembali,” ujar Mahmuddin di Bandung Barat.

Meski demikian, Mahmuddin menegaskan upaya pencarian terhadap seluruh korban longsor tetap dilanjutkan oleh tim gabungan, meskipun dihadapkan pada kendala cuaca ekstrem dan kondisi geografis yang berisiko.

“Kami akan terus melakukan pencarian. Namun, hujan masih turun disertai angin kencang, aliran air cukup kuat, dan material longsor masih bergerak. Kondisi ini membuat alat berat belum dapat diturunkan ke lokasi,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa tantangan evakuasi diperberat oleh jarak yang cukup jauh antara titik longsor di bagian atas dengan area terdampak di bagian bawah yang mencapai sekitar dua kilometer. Kondisi tersebut memperlambat proses penelusuran dan evakuasi korban.

Sementara itu, warga yang berhasil menyelamatkan diri telah dievakuasi ke Kantor Desa Pasirlangu untuk mendapatkan perlindungan sementara. Aparat gabungan dariNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta relawan masih bersiaga di sekitar lokasi kejadian sambil menunggu cuaca membaik.

Berdasarkan data sementara hingga pukul 16.00 WIB, peristiwa tanah longsor tersebut menyebabkan delapan orang meninggal dunia. Selain itu, 23 orang dilaporkan berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, sementara sekitar 83 warga lainnya masih dalam proses pencarian.

Jumlah warga terdampak secara keseluruhan diperkirakan berkisar antara 114 hingga 123 orang, dengan 37 kepala keluarga terdampak langsung dan sekitar 20 unit rumah tertimbun material longsor di kawasan tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Kasus PMK Awal 2026 Merebak di DIY, Kulonprogo Tertinggi

Kasus PMK Awal 2026 Merebak di DIY, Kulonprogo Tertinggi

Jogja
| Sabtu, 24 Januari 2026, 20:37 WIB

Advertisement

Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan

Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan

Wisata
| Sabtu, 24 Januari 2026, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement