Advertisement

Banjir Jakarta Belum Surut, BPBD Catat 19 RT Masih Tergenang

Newswire
Minggu, 25 Januari 2026 - 09:37 WIB
Abdul Hamied Razak
Banjir Jakarta Belum Surut, BPBD Catat 19 RT Masih Tergenang Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat mengevakuasi warga yang terdampak banjir menggunakan kendaraan amfibi di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta, Sabtu (24/1/2026). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S - nz.

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Banjir masih menggenangi sejumlah wilayah DKI Jakarta pada Minggu (25/1/2026) pagi akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Kamis (22/1). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 19 RT serta satu ruas jalan hingga kini belum surut dan masih terendam air dengan ketinggian bervariasi.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyampaikan bahwa intensitas hujan tinggi selama beberapa hari terakhir memicu terjadinya genangan di berbagai titik wilayah Jakarta.

Advertisement

“Hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis (22/1) menyebabkan terjadinya beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta,” kata Mohamad Yohan di Jakarta, Minggu (25/1/2026).

Di wilayah Jakarta Barat, tercatat tiga RT masih tergenang banjir, masing-masing satu RT di Kelurahan Kembangan Selatan dengan ketinggian air sekitar 35 sentimeter dan dua RT di Kelurahan Kembangan Utara dengan ketinggian 30 hingga 40 sentimeter.

Sementara itu, Jakarta Timur menjadi wilayah dengan genangan terbanyak, yakni 15 RT. Rinciannya meliputi empat RT di Kelurahan Bidara Cina dengan ketinggian air 85 hingga 140 sentimeter, empat RT di Kelurahan Kampung Melayu setinggi sekitar 110 sentimeter, lima RT di Kelurahan Cawang setinggi 20 sentimeter, serta dua RT di Kelurahan Cililitan dengan ketinggian 20 sentimeter.

Adapun di Jakarta Utara, masih terdapat satu RT yang terendam banjir, tepatnya di Kelurahan Kapuk Muara dengan ketinggian air sekitar 40 sentimeter.

Selain permukiman warga, banjir juga menggenangi Jalan Kembangan Raya di Kelurahan Kembangan Selatan, Jakarta Barat, dengan ketinggian air mencapai 35 sentimeter.

BPBD DKI Jakarta juga mencatat ratusan warga terpaksa mengungsi ke sejumlah titik pengungsian yang tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.

Di Jakarta Barat, pengungsian berada di Kelurahan Rawa Buaya, Masjid Baitul Rahman: 20 KK (97 jiwa), Masjid Hidayatussalam: 3 KK (9 jiwa), Mushola Nurul Ikhsan RT 006/01: 10 KK (18 jiwa), Balai Warga RT 09/02: 7 KK (25 jiwa), SDN 02 Rawa Buaya: 11 KK (63 jiwa), SDN 03 Rawa Buaya: 15 KK (38 jiwa), SDN 07 Rawa Buaya: 65 KK (230 jiwa)

Sementara di Jakarta Utara, pengungsian berada di Gang Masjid Nurul Jannah RW 02, Kelurahan Kapuk Muara, dengan jumlah 25 KK atau 97 jiwa.

Mohamad Yohan menjelaskan, BPBD DKI Jakarta terus mengerahkan personel untuk memantau kondisi banjir di setiap wilayah. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk melakukan penyedotan genangan serta memastikan saluran air berfungsi optimal.

Selain itu, BPBD DKI Jakarta bekerja sama dengan lurah dan camat setempat dalam menyiapkan kebutuhan dasar bagi para penyintas banjir.

“Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat. BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan,” ujar Yohan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Pameran Pangastho Aji Keraton Jogja Ditutup Meriah dengan Tari Klasik

Pameran Pangastho Aji Keraton Jogja Ditutup Meriah dengan Tari Klasik

Jogja
| Minggu, 25 Januari 2026, 10:37 WIB

Advertisement

Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan

Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan

Wisata
| Sabtu, 24 Januari 2026, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement