Modus Ngaku Banpol, Motor Remaja di Sragen Digasak Pelaku
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.
Ilustrasi Ibadah Haji - StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA — Pembiayaan haji 2026 dipastikan tetap stabil meskipun nilai tukar rupiah mengalami tekanan terhadap dolar Amerika Serikat. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyatakan fluktuasi kurs tidak memberikan dampak signifikan terhadap Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1447 Hijriah.
Kepastian tersebut disampaikan menyusul langkah antisipatif BPKH yang telah mengamankan kebutuhan pembayaran dalam mata uang asing sejak tahun sebelumnya.
Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, menjelaskan asumsi kurs yang digunakan dalam perencanaan BPIH masih berada pada level Rp16.500 per dolar Amerika Serikat.
“Kalau dari kami, asumsi kurs yang digunakan memang Rp16.500. Alhamdulillah, tim keuangan BPKH sudah bergerak cepat sejak tahun lalu dengan mengumpulkan kebutuhan dalam mata uang dolar AS,” ujar Fadlul di Yogyakarta, Minggu.
Ia menambahkan, saat ini BPKH telah memiliki persediaan valuta asing yang mencukupi untuk memenuhi seluruh kewajiban pembayaran penyelenggaraan haji. Dengan kondisi tersebut, fluktuasi kurs jangka pendek tidak berdampak langsung terhadap pembiayaan.
Fadlul juga meluruskan informasi yang sempat beredar terkait kabar BPKH tidak memiliki cadangan dolar Amerika Serikat.
Menurut dia, kendala pada tahun-tahun sebelumnya lebih disebabkan oleh aturan pembelian valuta asing dalam jumlah besar yang harus disertai laporan underlying kepada Bank Indonesia.
“Dulu setiap pembelian valas dalam jumlah besar harus dilaporkan ke Bank Indonesia dengan underlying tertentu. Setelah kami berkoordinasi, Bank Indonesia kini memahami kebutuhan rutin BPKH setiap tahun yang nilainya sekitar Rp18 hingga Rp20 triliun,” katanya.
Dari total kebutuhan tersebut, sekitar 80 persen menggunakan mata uang asing, terutama dolar Amerika Serikat dan riyal Arab Saudi.
Seiring pemahaman tersebut, Bank Indonesia kemudian memberikan fleksibilitas kepada BPKH untuk melakukan pembelian dolar secara bertahap tanpa harus menyampaikan laporan underlying sejak awal.
“Sekarang kami justru lebih siap karena persediaan sudah kami amankan lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Fadlul.
Dengan kesiapan cadangan valuta asing itu, BPKH menegaskan pelemahan rupiah tidak akan mengganggu pembiayaan maupun kelancaran penyelenggaraan ibadah haji 2026.
Sebelumnya, Komisi VIII DPR RI mengingatkan BPKH agar mengantisipasi dampak ketidakpastian ekonomi global terhadap pembiayaan haji, khususnya yang berkaitan dengan pergerakan nilai tukar rupiah.
Fluktuasi kurs rupiah dinilai berpengaruh terhadap penyelenggaraan ibadah haji karena transaksi pembayaran menggunakan tiga mata uang yang sensitif terhadap kondisi ekonomi global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.