Temui Siswa Korban Penganiayaan Motivator Agus Piranhamas, Wali Kota Malang Menangis

Tangkapan layar Facebook akun Komunitas Peduli Malang mengenai peristiwa penamparan terhadap 10 siswa SMK Muhammadiyah 2 Malang oleh motivator di acara seminar kewirausahaan. - Suara.com/Facebook.
19 Oktober 2019 06:07 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, MALANG--Tangis Wali Kota Malang, Sutiaji langsung pecah saat bertemu dengan sepuluh siswa SMK Muhammadiyah Malang yang menjadi korban tamparan salah seorang motivator, Agus Setiawan dalam sebuah acara yang diselenggarakan di SMK tersebut, Kamis (17/10/2019).

Sutiaji tak mampu menahan isak tangisnya, bahkan berhenti sesaat ketika berdialog dengan para siswa yang menjadi korban tamparan motivator, orang tua/wali siswa, guru-guru SMK Muhammadiyah 2 Malang, serta jajaran pengurus yayasan, Jumat (18/10/2019).

"Saya membayangkan kalau mereka ini anak saya. Anak saya ada yang seusia para korban ini. Mereka ini adalah calon pemimpin di masa depan," ucapnya.

Ia menyesalkan kejadian kekerasan ini sampai terjadi di Kota Malang. Apalagi, Kota Malang adalah kota pendidikan. "Saya dan Kota Malang tertampar dengan peristiwa kekerasan di lingkungan sekolah ini," jelasnya.

Sutiaji mengaku tertampar dengan kejadian ini karena tidak sesuai dengan visi misinya yang menjadi Malang kota bermartabat. "Saya pernah dipendidikan. Saya tahu, dan saya tidak suka ada orang yang memperlakukan siswa seperti itu," ujarnya.

Pada pekan depan, politikus Partai Demokrat itu akan mengumpulkan seluruh kepala sekolah di Kota Malang guna mengedukasi para kepala sekolah dalam mendidik para siswa, bahkan memberikan cara (tips) dalam memilih motivator dalam setiap kegiatan program pendidikan.

"Nanti para sekolah kalau mau mengundang motivator harus tau dulu track recordnya. Beneran motivator atau tidak. Itu harus sepengatahuan kami dan harus diinformasikan ke kami. Ini yang menjadi PR," ujarnya.

Sumber : Antara