Advertisement
SAR Gabungan Belum Temukan Korban KMP Tunu Pratama Jaya
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, BANYUWANGI—Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan melaporkan bahwa mereka belum berhasil menemukan korban KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam pada hari kedua pencarian di Selat Bali, Jumat.
BACA JUGA: Kapal Feri Tenggelam di Selat Bali
Advertisement
Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan Kesiapsiagaan Basarnas, Ribut Eko Suyanto, mengatakan tim SAR gabungan sudah maksimal melakukan pencarian terhadap puluhan korban yang dinyatakan hilang, baik dari jalur darat, laut, maupun udara.
"Jadi pada hari kedua pencarian hari ini belum ada temuan baru dari korban yang dinyatakan hilang, namun tim SAR gabungan tetap melakukan kegiatan dan menyusun rencana untuk operasi SAR berikutnya pada Sabtu besok," katanya dalam konferensi pers di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jumat (4/7/2025) malam.
Ribut Eko menyampaikan faktor cuaca pada hari kedua pencarian korban tenggelam juga menjadi kendala bagi tim SAR, seperti jarak pandang yang hanya tiga kilometer dari sebelumnya 10 kilometer, gelombang tinggi 2,5 meter, dan angin yang cukup kencang.
Ia memaparkan bahwa tim SAR gabungan melakukan pencarian melalui jalur udara maupun laut mulai dari sisi utara di lintasan Ketapang-Gilimanuk menuju arah selatan dengan menggunakan alat utama operasi SAR.
Ribut Eko Suyanto juga mengonfirmasi tambahan satu orang korban selamat atas nama Wahyudi alias Sinyo, sehingga jumlah korban selamat menjadi 30 orang.
"Hasil konfirmasi kami, ternyata nama Wahyudi dan Tri Wahyudi adalah dua orang korban selamat yang berbeda, Wahyudi alias Sinyo ini langsung pulang tanpa melapor kepada tim SAR," katanya.
Ribut Eko menambahkan, jumlah korban yang ditemukan dalam kondisi selamat berjumlah 30 orang dan korban ditemukan meninggal dunia enam orang, sehingga total korban KMP Tunu Pratama Jaya yang ditemukan sebanyak 36 orang.
"Sementara korban yang dinyatakan hilang dan dalam pencarian masih sebanyak 29 orang. Secara global rencana besok dan ke depan kami sedang menyiapkan peralatan dan persyaratan lainnya," ujarnya.
KMP Tunu Pratama Jaya yang mengangkut 53 penumpang dan 12 ABK/kru serta 22 unit kendaraan tenggelam di Selat Bali pada Rabu (2/7) malam sekitar pukul 23.35 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Pemkot Jogja Kaji WFH Bagi ASN Guna Tekan Biaya Operasional Kendaraan
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- UMKM Jadi Mesin Perputaran Uang Saat Libur Lebaran di Sleman
- Pembangunan Ratusan Sekolah Rakyat Dikebut, Ditarget Kelar Juli 2026
- Mobil Dinas Baru di Pemkab Gunungkidul Batal, Jalan Rusak Jadi Fokus
- Teh Bisa Kehilangan Manfaat Jika Dicampur Ini
- Ratusan Pemudik Pilih Balik Naik Kapal Perang dari Semarang
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
Advertisement
Advertisement







