Advertisement
Polisi Ulangi Penggeledahan Rumah terduga Teroris Cirebon, Ini Penyebabnya
Ilustrasi terorisme - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, CIREBON--Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto mengatakan, dilakukannya penggeledahan ulang oleh Tim Puslabfor Mabes Polri di rumah terduga teroris YF, karena pada saat itu ditemukan cairan kimia dan dikhawatirkan masih tersisa.
"Kemarin kita temukan bahan kimia. Dikhawatirkan di rumah ini masih menyimpan bahan bahan kimia yang lain. Untuk itu dilakukan penggeledahan ulang," kata Suhermanto di Cirebon, Senin (14/10/2019).
Advertisement
Namun untuk barang bukti yang dibawa kali ini, Suhermanto mengaku tidak mengetahui secara pasti, karena dia hanya melakukan pengamanan Tim Puslabfor Mabes Polri saat penggeledahan.
Suhermanto mengatakan, penggeledahan ulang oleh Tim Puslabfor ini untuk memastikan sudah tidak adanya barang yang mencurigakan, terutama terkait cairan kimia. "Kemungkinan masih ada barang di TKP, dan penyisiran di sekitar kediaman YF," ujarnya.
BACA JUGA
Dia menambahkan untuk terduga teroris YF merupakan Amir Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Cirebon yang baru, namun dia tidak mengetahui persis sejak kapan YF terlibat. "YF ini merupakan Amir JAD Cirebon," katanya.
Pada saat penggeledahan Minggu (13/10/2019) polisi menyita beberapa barang bukti seperti cairan kimia, anak panah, busur panah, benda diduga senjata rakitan, senapan angin, buku-buku dan lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KemenPPPA Soroti Trauma Korban Penjambretan di Sleman
- Ketua KPK Ungkap Pola Baru OTT, Aliran Dana Kini Disamarkan
- Kalah di Pemilu Paruh Waktu 2026 Bisa Bikin Donald Trump Dimakzulkan
- Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Diduga Gagal Lepas Landas
- Dugaan Tak Profesional, Tim SIRI Kejagung Periksa Sejumlah Kajari
Advertisement
Misteri Kematian Mantan Pengurus Pordasi di Gumuk Pasir Bantul
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Liga Champions Putaran Pamungkas, 16 Besar Jadi Rebutan
- DPRD Bantul Minta MBG Ramadan Patuh Juknis Nasional
- Isu Tunjangan Guru Madrasah Ditunda, Kemenag Bantul Tunggu Surat Resmi
- Istana Tunggu Proses BI Rampung Sebelum Bahas Reshuffle Kabinet
- Bahlil Tambah Peran, Kini Nahkodai Harian Dewan Energi Nasional
- Ketua KPK Ungkap Pola Baru OTT, Aliran Dana Kini Disamarkan
- Driver Ojol Dihajar Setelah Tegur Motor Bising di Banguntapan Bantul
Advertisement
Advertisement



