Surya Paloh Sebut Jika Wiranto Telat Dibawa ke RSPAD, Cerita Sejarah Bisa Berbeda

Menko Polhukam Wiranto (kedua kiri) diserang orang tak dikenal dalam kunjungannya di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019). - ANTARA FOTO/ Ist (Dok Polres Pandeglang)
12 Oktober 2019 20:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bersyukur Menko Polhukam Wiranto cepat dilarikan ke RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta dengan menggunakan helikopter usai ditikam terduga teroris Syahrial Alamsyah di Pandeglang, Banten.

Paloh sempat berbincang dengan tim dokter yang merawat mantan Panglima ABRI itu. Kata dia, jika Wiranto terlambat mendapatkan pertolongan, maka sejarah bisa saja mencatat hal berbeda dengan apa yang terjadi hari ini.

"Kalau terlambat sedikit saja dibawa kemari, saya pikir sejarah berbicara berbeda. Tetapi bersyukurlah alhamdulilah," ujar Wiranto di RSPAD, Jakarta, Sabtu (12/10/2019).

Paloh mengatakan, tim dokter RSPAD juga sudah cepat dan tepat dengan langsung melakukan tindakan operasi kepada Wiranto. "Kalau terlambat barangkali tak perlu satu jam, setengah jam saja krisisnya masih berlanjut atau barang kali kita sudah kehilangan Pak Wiranto," katanya.

Menurut Paloh, Wiranto sangat senang bisa dijenguk dirinya yang merupakan sahabat lama dari mantan Panglima ABRI itu. Ia mengklaim Wiranto kembali tampak bersemangat saat bertemu dirinya.

"Ada semangat di sana. Kalau dia lelah barangkali nggak sempat bercanda. Bercandanya kita sembuh mau duduk lagi mau ngobrol banyak perjalanan panjang," katanya.

Paloh menerangkan, saat ini Wiranto sudah berada di ruang inap, dan tak lagi dirawat di ruang ICU. Ia turut bersedih karena Wiranto merupakan karib lamanya. "Kami berkenalan dan puluhan tahun bersama. Tentu ini merupakan satu musibah tak dirasakan dia tapi oleh sahabat-sahabatnya," ujarnya.

Sumber : Okezone.com