Advertisement
Era Jokowi-Ma'ruf, Kemenko Kemaritiman Dihapus?
Luhut Binsar Panjaitan - Antara/M. Agung Rajasa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Kemenko Kemaritiman diakabrkan akan dihapus dalam masa pemerintah Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi dan Maruf Amin. Luhut Binsar Panjaitan selaku Menko kemaritiman saat ini pun menjawab santai.
Luhut menegaskan, kementeriannya masih ada dalam daftar kabinet untuk saat ini. Dia juga mengatakan Kemenko Kemaritiman masih tegak berdiri. Namun, ia belum bisa menjelaskan soal nasib ke depannya.
Advertisement
Kabar itu dilandasi oleh pernyataan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut adanya perubahan nomenklatur kementerian di kabinet barunya.
Jokowi mengatakan akan ada beberapa kementerian yang dilebur menjadi satu maupun muncul kementerian baru.
BACA JUGA
"Sampai tadi malam masih tetap lah ada di sini. Ya saya enggak tahu kalau besok ada perubahan lagi," kata Luhut di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat pada Jumat (11/10/2019).
Selain itu, Luhut juga sempat menjawab soal posisinya dalam Kabinet Kerja periode II. Luhut sempat diisukan akan ditempatkan di pos Menko Polhukam. Sambil berkelar Luhut malah meminta para pewarta untuk bertanya pada rumput yang bergoyang.
"Kalau itu tanya saja lah ke rumput yang bergoyang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pemenang Proyek PSEL Segera Diumumkan, Piyungan Bantul Disiapkan
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Prediksi Skor Real Madrid vs Bayern Perempat Final Liga Champions
- Banyak Tak Sadar Kekurangan Vitamin Ini Bisa Picu Risiko Diabetes
- Belanja Pegawai di Bawah 30 Persen, Sleman Pastikan Aman dari PHK
- Menkeu Tegaskan Kebijakan BBM Subsidi Atas Arahan Presiden
- Jadwal KRL Jogja Solo Hari Ini, Rabu 8 April 2026 Naik dari Tugu
- DPRD Kulonprogo Dorong Audit Total PT SAK oleh BPKP
- Polri Ungkap Potensi Kerugian Kebocoran Subsidi BBM-LPG Capai Rp1,26 T
Advertisement
Advertisement



