Advertisement
Kritis Selama 12 Hari Pasca Demonstrasi di DPR, Akbar Alamsyah Belum Sadarkan Diri
Massa mahasiswa berunjuk rasa di depan kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (23/9/2019) malam. - ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-- Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) membenarkan seorang bernama Akbar Alamsyah menjadi salah satu orang yang diduga menjadi korban saat demonstrasi mahasiswa yang berujung kerusuhan di depan Gedung DPR RI pada 25 September 2019 lalu.
Koordinator KontraS Yati Andriyani mengatakan Akbar Alamsyah sampai saat ini atau 12 hari pasca kejadian masih belum sadarkan diri di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Senen, Jakarta Pusat.
Advertisement
"Jumat lalu, saya dan Tim mengunjungi Akbar di RSPAD. Kondisi Akbar sampai tadi malam masih kritis, belum sadarkan diri. Kondisi kepala bagian depan dan belakang diperban. Bibir membengkak," kata Yati saat dihubungi, Senin (7/10/2019).
Akbar mendapatkan pertolongan medis di Slipi, Jakarta Barat. Saat diselamatkan, Akbar dilarikan ke RS Pelni Petamburan, lalu dipindah ke RS Polri Kramat Jati, dan dipindahkan lagi ke RSPAD Gatot Subroto.
BACA JUGA
"Dalam surat kepala RS Bhayangkara kepada Kepala RS RSPAD dituliskan biaya perawatan medis Akbar selama 3 bulan ke depan dijamin oleh RS Bhayangkara," jelasnya.
Lebih lanjut, KontraS mendesak aparat kepolisian untuk mengungkap kasus yang menimpa Akbar.
"Semua harus dibuktikan secara transparan dan akuntabel. Keluarga belum mengetahui pasti. Apapun masalah dan sebabnya tidak ada pembenaran tindakan kekerasan dan penganiayaan hingga menyebabkan korban kritis," turup Yati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Prediksi Skor Real Madrid vs Bayern Perempat Final Liga Champions
- Banyak Tak Sadar Kekurangan Vitamin Ini Bisa Picu Risiko Diabetes
- Belanja Pegawai di Bawah 30 Persen, Sleman Pastikan Aman dari PHK
- Dukuh Gugat ke PTUN Seusai Dicopot, Warga Seloharjo Bela Lurah
- Menkeu Tegaskan Kebijakan BBM Subsidi Atas Arahan Presiden
- DPRD Kulonprogo Dorong Audit Total PT SAK oleh BPKP
- Polri Ungkap Potensi Kerugian Kebocoran Subsidi BBM-LPG Capai Rp1,26 T
Advertisement
Advertisement








