Erupsi Gunung Anak Krakatau, Penerbangan Lampung-Jakarta Dibatalkan
Erupsi Gunung Anak Krakatau membuat sejumlah penerbangan Lampung-Jakarta dibatalkan dan ditunda di Bandara Radin Inten II.
Ilustrasi kondisi bus dan ruko dalam kecelakaan tunggal di Wonosari-Tepus, Desa Bintaos, Tepus, Sabtu (5/5/2018). /Foto istimewa-Dokumen warga
Harianjogja.com, BEIJING--Satu bus pindah ke jalur yang berlawanan di China pada Sabtu pagi (28/9), menabrak truk dan menewaskan 36 orang, kata satu pernyataan polisi.
Bus tersebut, yang melaju ke utara, menabrak penghalang yang memisahkan kedua jalur di satu jalan, kata Reuters --yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad. Bus itu kemudian menabrak satu truk yang membawa tiga orang bergerak di arah yang berlawanan, kata polisi di Kota Yixing di Provinsi Jiangsu.
Satu penyelidikan melaporkan bahwa kecelakaan tersebut disebabkan oleh ban pecah, kata kantor berita China, Xinhua, Minggu (29/9/2019).
Pernyataan itu menambahkan bahwa 36 orang juga cedera, sembilan parah. Pemerintah segera mengirim petugas tanggap darurat ke lokasi kecelakaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Erupsi Gunung Anak Krakatau membuat sejumlah penerbangan Lampung-Jakarta dibatalkan dan ditunda di Bandara Radin Inten II.
Polisi mengamankan dua pelajar yang terlibat perkelahian dengan celurit di Jalan Solo-Semarang, Ampel, Boyolali.
KAI menambah 3 perjalanan KA menuju Jakarta dari Jogja, Malang, dan Semarang serta meningkatkan kapasitas KA Anggrek dan Gumarang.
AirNav memperpanjang penutupan tiga bandara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Minggu, 6 September 2026.
Pemerintah menyiapkan Rp40 triliun untuk membayar angsuran dan bunga Kopdes yang jatuh tempo 27-28 September 2026.
BMKG memantau sebaran abu vulkanik Anak Krakatau hingga 50.000 kaki yang berdampak pada empat bandara dan keselamatan penerbangan.