Tito Karnavian Copot Jabatan 3 Kapolda Sekaligus. Kasus Apa?

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kedua kiri) bersama Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kedua kanan) meninjau lokasi kericuhan aksi massa di perempatan Slipi, Jakarta, Kamis (26/9/2019). - ANTARA / Indrianto Eko Suwarso
28 September 2019 11:07 WIB Sholahuddin Al Ayyubi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol. Muhammad Tito Karnavian mencopot jabatan Kapolda Sulawesi Tenggara, Kapolda Papua, dan Kapolda Riau.

Ketiga Kapolda itu dicopot sesuai Surat Telegram Kapolri dengan Nomor: ST/2569/IX/KEP/2019 ter tanggal Jumat 27 September 2019.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo membantah pencopotan jabatan ketiga Kapolda tersebut terkait sejumlah isu nasional beberapa hari terakhir.

Menurut Dedi pencopotan jabatan ketiga Kapolda tersebut untuk menyegarkan roda organisasi sehingga dapat bergerak maksimal.

"Mutasi ini adalah hal yang dialami dalam sebuah organisasi Polri sebagai tour of duty, penyegaran, promosi dan dalam rangka meningkatkan performa kinerja organisasi menuju SDM unggul dan promoter, tidak ada kaitannya dengan hal lain," tutur Dedi, Sabtu (28/7/2019).

Berdasarkan catatan Bisnis, wilayah hukum ketiga Kapolda tersebut tengah menjadi perhatian masyarakat, mengingat sejumlah peristiwa besar dalam beberapa hari terakhir.

Di Polda Sulawesi Tenggara belum lama ini anggota Brimobnya diduga menembak dua mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari Sulawesi Tenggara.

Kemudian, di Polda Papua, terjadi aksi kericuhan hingga menyebabkan 30 orang meninggal dunia saat terjadi aksi di Wamena, Papua.

Sementara di wilayah Polda Riau terjadi kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sumber : bisnis.com