Advertisement
Kalimantan Akan Dijadikan Gerbang Jaringan Internasional
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. - Bisnis/Dedi Gunawan
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan dalam memberikan akses internet di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, sebagai calon ibu kota baru, Kemenkominfo berencana membangun ring seperti Palapa Ring.
Dia mengatakan pembangunan ring berawal dari Singkawang hingga Nunukan, bersamaan dengan pembangunan jalan di perbatasan yang sedang digalakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Advertisement
Kemenkominfo akan menggelar serat optik di bahu jalan tersebut. Tidak hanya itu, rencananya juga dalam 5 – 10 tahun ke depan di Kalimantan, akan terdapat gerbang jaringan internasional.
Rudiantara menjelaskan rencana program gerbang jaringan internasional belum dapat dieksekusi saat ini karena menunggu pembangunan fisik yang dilakukan oleh PUPR. Adapun untuk pembangunan jaringan tulang punggung atau backbone, seharusnya sudah berjalan pada 2021.
BACA JUGA
“Pastikan di sana nanti sudah nambah jutaan orang, dan lalu lintasnya besar di sana karena saat ini semua berbasis aplikasi,” kata Rudiantara kepada Bisnis, Jumat (30/8/2019).
Rudiantara memperhitungkan jika ibu kota rencananya akan hadir di Kalimantan pada 2024, maka pembangunan infrastrustuk, termasuk jaringan telekomunikasi, harus sudah hadir sejak 2023.
Rudiantara mengatakan dalam menggelar jaringan ke ibu kota baru, Kemenkominfo akan mengajak operator seluler untuk membangun jaringan dengan skema berbagi atau sharing infrastruktur agar gelaran jaringan lebih efisien.
Sharing infrastruktur dilakukan sesuai dengan kesepakatan antar operator seluler. Misalnya, untuk membangun kabel sepanjang 1.000 Km masing-masing operator dapat membangu sepanjang 500 Km.
“Kalau membangun [jaringan] tidak dibagi maka tidak terjadi efisiensi nasional,” kata Rudiantara.
Dia mengatakan sharing infrastruktur yang telah terbangun tidak hanya ditujukan untuk operator yang telah membangun, namun juga harus dibuka untuk semua operator telekomunikasi yang mendapat izin membangun oleh Kemenkominfo, termasuk penyedia internet.
Rudiantara mengatakan jarak yang dibutuhkan dari Singkawang menuju calon ibu kota baru sekitar 1.000 Km, melalui jalur perbatasan. Jarak tersebut belum termasuk ring yang berada di tengah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Juan Pedro Franco, Mantan Manusia Terberat Dunia Meninggal
- Tanpa Kembang Api, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi
- Trump Pertimbangkan Jual Jet Tempur F-35 ke Turki, Israel Waspada
- Trump Klaim 95 Persen Rencana Damai Rusia-Ukraina Telah Disepakati
- 46.207 Penumpang Tinggalkan Jakarta dengan Kereta Api Hari Ini
Advertisement
Penumpang Kereta di Jogja Naik, Menhub Minta Layanan Ditingkatkan
Advertisement
Tiket Museum Nasional Disesuaikan, Lansia hingga Yatim Gratis
Advertisement
Berita Populer
- Sleman Diuntungkan Lonjakan Wisata Libur Nataru
- Belgia Desak Israel Buka Akses Bantuan Kemanusiaan
- Malam Tahun Baru 2026, Tak Ada Kasus Pencopetan di Malioboro Jogja
- Top Ten News Harianjogja.com, Kamis 1 Januari 2026
- Keributan Warga dan Pengendara Motor Pecah di Piyungan Bantul
- Awal 2026, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp70.500 per Kg
- Wisata Jogja Meningkat, Arie Sujito Soroti Risiko Sosial
Advertisement
Advertisement



