KCI Optimistis Angkut 340,6 Juta Penumpang di 2019

Rangkaian KRL Commuter Line melintas di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (2/1/2019). - ANTARA/Muhammad Iqbal
16 Agustus 2019 07:37 WIB Rio Sandy Pradana News Share :

Harianjogja.comJAKARTA--PT Kereta Commuter Indonesia, anak usaha PT Kereta Api Indonesia, optimistis mampu mencapai target 340,65 juta penumpang hingga akhir 2019 melalui penambahan frekuensi perjalanan lintas dan rangkaian kereta.

Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Wiwik Widayanti menyatakan KRL Commuter Line Jabodetabek sudah mampu melayani 1,1 juta penumpang per hari dengan total 958 perjalanan. Jumlah armada yang dimiliki mencapai 83 rangkaian yang berkeliling pada lima lintasan dengan total panjang 418 kilometer.

"Kalau target volume akhir tahun bisa tercapai, karena setiap muncul stasiun baru jumlah penumpang akan tumbuh. Artinya, permintaan akan angkutan commuter ini tinggi sekali," katanya, Kamis (15/8/2019).

Dia menuturkan akan ada penambahan frekuensi perjalanan dalam waktu dekat. Penambahan tersebut akan diaplikasikan pada beberapa lintas dengan waktu tunggu antar kereta (headway) yang masih tergolong lama.

Wiwik menyebut lintas Cikarang/Bekasi memiliki headway mencapai 60 menit. Penambahan frekuensi perjalanan pada lintas tersebut sedang diproses oleh Kementerian Perhubungan.

Penambahan perjalanan akan dilakukan untuk relasi Cikarang-Bekasi PP setelah wesel selesai terpasang. Wesel adalah konstruksi rel kereta yang bercabang sebagai tempat memindahkan jurusan perjalanan.

Dia berharap realisasi penambahan perjalanan tersebut bisa dilakukan pada November 2019. Adapun, headway diperkirakan bisa berkurang antara 15 hingga 30 menit.

Penambahan perjalanan, lanjutnya, akan dilakukan pada lintas Rangkas menuju Parung Panjang setelah proyek rel ganda (double track) sudah diselesaikan. Nantinya akan ditambah sebanyak 15 perjalanan pada lintas tersebut. 

Menurutnya, upaya meningkatkan jumlah penumpang juga dilakukan melalui penambahan rangkaian kereta. Hingga akhir tahun, KCI akan memiliki 86 rangkaian kereta.

"[Kereta] ini masih terus menerus datang secara bertahap sampai akhir tahun. Kami akan sertifikasi, lakukan penyesuaian, atau kalau perlu dilakukan perbaikan," ujarnya.

Hingga semester I/2019, KCI telah melayani jumlah penumpang KRL sebanyak 48% dari total target akhir tahun ini yang sebanyak 340,65 juta orang. Volume penumpang KRL setiap tahun terus meningkat. 

Pada 2017 melayani 315,81 juta penumpang, sedangkan pada 2018 tumbuh 6,5 persen menjadi 336,34 juta penumpang. Adapun, jumlah penumpang pada 2016 sebanyak 280,58 juta orang, 2015 sebanyak 257,52 juta orang, dan 2014 sebanyak 206,78 juta orang.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia