Advertisement
Remaja Irlandia Ditemukan Tewas, Ini Kata Polisi Malaysia
Ilustrasi. - Antaranews/Ridwan Triatmodjo
Advertisement
Harianjogja.com, MALAYSIA--Polisi Malaysia mengesampingkan penculikan sebagai motif dalam hilangnya seorang remaja asal Irlandia yang ditemukan meninggal di dekat aliran sungai di hutan setelah pencarian selama 10 hari, dengan mengatakan tak ditemukan tanda-tanda yang mengarah kepada hal-hal yang janggal dan mencurigakan.
Jasad Nora Anne Quorin, 15, ditemukan pada Selasa dalam keadaan tak berbusana lagi setelah remaja perempuan itu hilang di resor berhutan di Seremban, sekitar 70 km sebelah selatan Kuala Lumpur, Ibu Kota Malaysia.
Advertisement
Dikatakannya, polisi tak menemukan bukti yang mengarah kepada hal-hal yang janggal dan mencurigakan. "Untuk sementara tak ada unsur penculikan," kata Mohamad Mat Yusop, Kepala Kepolisian Negeri Sembilan, negara bagian Malaysia, tempat Quoirin hilang.
Pihak Prancis mengatakan Rabu mereka telah mengadakan investigasi kriminal atas kasus Quoirin atas penculikan pada 9 Agustus. Ibu Quoirin berasal dari Belfast dan ayahnya dari Prancis.
BACA JUGA
Mohamad mengatakan sebuah hasil otopsi pada Rabu menyebutkan bahwa Quoirin meninggal akibat pendarahan di dalam, barangkali akibat kelaparan dan stres untuk waktu cukup lama. Ia menderita kerusakan di dalam perutnya, dan meninggal dua atau tiga hari sebelum jasadnya ditemukan, tambahnya.
Pakar fatologis forensik yang melakukan otopsi menemukan goresan-goresan kecil di bagian kaki remaja itu tetapi menyebutkan bahwa goresan-goresan itu tidak menyebabkan kematiannya, ujar Mohamad.
"Sampel sudah diambil dari jasad Nora dan dikirim ke bagian kimia untuk pengujian lebih lanjut," kata dia.
Jasad Quoirin ditemukan di sungai yang dalam sekitar 2,5 km dari resor Dusun, tempat dia menghilang sehari setelah keluarganya tiba untuk berlibur pada 3 Agustus.
Keluarganya takut hilangnya terkait dengan kejahatan, dengan mengatakan ia memiliki kebutuhan khusus dan tak pernah sebelumnya meninggalkan mereka, kata satu kelompok korban Inggris, the Lucie Blackman Trust, dalam satu pernyataan yang disiarkan atas nama mereka.
Investigasi awal tak mengungkap bukti perilaku kriminal tetapi kepolisian akan memeriksa semua kemungkinan, kata Wakil Kepala Kepolisian Malaysia Mazlan Mansoor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
- Di Momen Lebaran Vladimir Putin Soroti Peran Muslim Rusia
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Terbaru Senin 23 Maret 2026
- Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini Senin 23 Maret 2026: Waspada Hujan Ringan
- Jadwal KA Prameks Kutoarjo-Jogja Terbaru Senin 23 Maret 2026
- SIM Mati Pas Libur Lebaran 2026, Cek Jadwal Perpanjangan
- Prediksi Lonjakan Parkir Wisata Lebaran Jogja 2026: Cek Tarif Resmi
- Timbangan Naik Saat Diet Sehat Ini Penjelasan Dokter
- MBG Tetap Jadi Prioritas, Prabowo: Saya Yakin di Jalan yang Benar
Advertisement
Advertisement








