Advertisement

Selamatkan Anak Gajah di Perbatasan, Kemenhut Gandeng Malaysia

Newswire
Senin, 09 Maret 2026 - 18:27 WIB
Maya Herawati
Selamatkan Anak Gajah di Perbatasan, Kemenhut Gandeng Malaysia Gajah Borneo. / ilustrasi Shuterstock

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memastikan telah berkoordinasi dengan otoritas Malaysia melalui jaringan Interpol guna menyelamatkan anak gajah borneo (Elephas maximus borneensis). Penyelamatan ini difokuskan di wilayah dekat perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya di Tawau, Sabah, Malaysia.

"Interpol Malaysia sedang konfirmasi ke pihak berwenang di sana," kata Kasubdit Penanganan Pengaduan Kehutanan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kemenhut, Hendra Nur Rofiq, Senin (9/3/2026).

Advertisement

Koordinasi tersebut dilakukan setelah Ditjen Gakkum Kemenhut menerima laporan terkait video viral di media sosial yang memperlihatkan anak gajah terjebak di sebuah perkebunan. Berdasarkan identifikasi, peristiwa itu terjadi di perkebunan kelapa sawit kawasan Tawau, Sabah.

Patroli di Wilayah Perbatasan

Hendra menjelaskan bahwa koordinasi dengan pihak Malaysia melalui jaringan Interpol telah dilakukan sejak Jumat (6/3/2026). Selain jalur internasional, Gakkum Kemenhut juga menjalin komunikasi intensif dengan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Utara dan KPH Nunukan.

Langkah ini diambil untuk memastikan perlindungan gajah borneo melalui patroli rutin, terutama di wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Kemenhut juga bekerja sama dengan Sabah Wildlife Department untuk mengawal isu penyelamatan satwa ini serta pertukaran informasi konservasi lintas batas.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan induk gajah beserta anaknya terjebak lumpur di perkebunan sawit menjadi viral. Dalam kolom komentar, banyak warganet yang menandai akun otoritas BKSDA dan Kemenhut agar segera mengambil tindakan.

Gajah borneo merupakan salah satu subspesies gajah asia yang kini statusnya terancam punah. Kolaborasi lintas negara menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian habitat dan populasi mamalia besar ini di daratan Kalimantan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Proyek Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman Libur 10 Hari

Proyek Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman Libur 10 Hari

Sleman
| Senin, 09 Maret 2026, 19:37 WIB

Advertisement

Catat! Ini Daftar Hari Libur dan Hari Besar April 2026

Catat! Ini Daftar Hari Libur dan Hari Besar April 2026

Wisata
| Kamis, 05 Maret 2026, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement