Peti Mati Ratu Elizabeth II Sudah Tiba di Edinburg
Rombongan pemakaman yang membawa peti mati Ratu Elizabeth II tiba di kediaman resminya di Edinburgh, Holyroodhouse.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberi hormat kepada Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri saat hadir pada pembukaan Kongres V PDIP di Sanur, Bali, Kamis (8/8/2019)./ANTARA FOTO-Nyoman Budhiana
Harianjogja.com, JAKARTA — Prabowo Subianto diyakini bakal kembali maju pada Pilpres 2019.
Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengindikasikan Prabowo Subianto akan kembali maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 2024 meski pembicaraan kontestasi politik tersebut dinilai masih terlalu dini untuk saat ini.
Pernyataan itu disampaikan Riza ketika ditanya terkait pidato Ketua Umum Megawati Soekarnoputri yang dalam pidatonya di Kongres PDIP di Bali sambil bercanda mendorong Prabowo untuk kembali maju dalam Pilpres 2024.
Artinya, Prabowo bisa saja maju di Pilpres 2024 dan bisa saja bergandengan dengan PDIP.
“Bicara 2024. Tentu kalau bicara ke depan, saya meyakini, Insyaallah kalau sehat. Pak Prabowo tidak ada lawan ya. Saya kira itu betul,” ujarnya kepada wartawan di Gedung DPR, Jumat (9/8/2019).
Hanya saja Riza kembali menegaskan masih terlalu dini untuk membicarakan hal itu karena masih banyak persoalan bangsa yang harus dihadapi.
Dia mengatakan bahwa untuk saat ini pihaknya masih mengupayakan bagaimana visi dan misi Prabowo dapat terwujud dalam memberikan kontribusi terhadap pembangunan Indonesia. Perwujudan visi dan misi Prabowo itu, ujarnya, bisa terlaksana kalau kader Gerindra ada di dalam pemerintahan.
Sedangkan kalau Gerindra berada di luar pemerintahan maka partainya akan mengoreksi setiap kebijakan yang tidak sesuai visi dan misi Prabowo.
“Kalau kami di dalam (kabinet) nantinya, kami ingin visi dan misi Pak Prabowo diimplementasikan. Kalau kami di luar maka kami akan mengevaluasi kebijakan pemerintah yang tidak tepat,” ujarnya .
Riza mengingatkan bahwa saat ini ekonomi Indonesia masih bermasalah dan rakyat masih susah mencari kerja.
Sedangkan di bidang politik, Riza mengatakan Partai Gerindra menginginkan revisi undang-undang poilitik, terutama soal parliamentary threshold dan presidential threshold. Dia berharap ambang batas dukungan suara sebagai syarat parpol masuk ke parlemen dan seseorang untuk maju jadi capres dihilangkan demi demokrasi yang lebih baik.
“Kita hormati dulu hasil pemilu ini. Nanti kita usulkan revisi presidential threshold agar nol persen, baru bicara nanti apakah gerindra mengajukan (capres) lagi atau tidak,” ujar anggota Komisi II DPR tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Rombongan pemakaman yang membawa peti mati Ratu Elizabeth II tiba di kediaman resminya di Edinburgh, Holyroodhouse.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.
Manchester City menjuarai Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 lewat gol Antoine Semenyo di Stadion Wembley.
Kunjungan wisatawan di Malioboro Jogja meningkat selama long weekend Kenaikan Isa Almasih, terutama pada sore hingga malam hari.