Menuju 70 Tahun, Astra Usung Tema Berkarya & Tumbuh Bersama Indonesia
Hampir tujuh dekade, Astra tumbuh bersama Indonesia melalui inovasi, kolaborasi, dan kontribusi yang diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Provokator dalam unjuk rasa mitra Gojek ditangkap, Senin (5/8/2019)./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA—Aksi damai mitra Gojek disusupi provokator. Kepolisian mengamankan sejumlah orang yang diduga pemicu suasana menjadi tidak kondusif dalam aksi yang berlangsung di kawasan Pasaraya, Blok M, Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019).
Kericuhan sempat terjadi berupa aksi pelemparan dan berujung pemukulan ketika massa Organisasi Angkutan Sewa Khusus Indonesia (Oraski) yang berjumlah ratusan orang hendak meninggalkan lokasi.
Namun posisi massa mitra Gojek roda empat itu sulit karena akses keluar tertutup massa mitra roda dua yang mengatasnamakan diri Gerhana yang datang belakangan.
Massa Gerhana mencoba merangsek ke depan. Saat itu provokator mengambil kesempatan, sehingga sempat ada kericuhan. “Ada provokator tadi kami amankan,” ucap Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol, Indra Jafar, kepada wartawan, di lokasi kejadian.
Pengamanan provokator, kata Indra, dilakukan karena massa sempat terpancing. Dari pengamatan di lokasi, sedikitnya tiga provokator diamankan dan salah satunya menggunakan atribut aplikator asal Malaysia, Grab.
Pria yang mengenakan atribut Grab itu sempat diamuk massa peserta aksi sebelum akhirnya diamankan. “Seperti biasa, kami berikan waktu mereka menyampaikan aksi sampai pukul 18.00 WIB,” kata Indra.
Kepolisian sendiri mengerahkan sekitar 400 personel untuk mengamankan jalannya aksi.
Sampai sekitar pukul 12.30 WIB, jumlah peserta aksi mulai berkurang dan suasana kondusif karena Oraski yang sudah melakukan mediasi dengan manajemen Gojek membubarkan diri.
“Kami sudah bertemu dengan pihak Gojek, terjadi diskusi yang membangun. Pada intinya aspirasi kami didengarkan dan mereka akan mengundang koordinasi lanjutan tanpa ada pengerahan massa,” ujar Fahmi, ketua DPP Oraski, di tempat yang sama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hampir tujuh dekade, Astra tumbuh bersama Indonesia melalui inovasi, kolaborasi, dan kontribusi yang diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Komdigi menyalurkan Starlink ke Nagekeo untuk menjaga konektivitas posko bencana dan fasilitas kesehatan pascagempa NTT.
Prabowo meminta edukasi bahaya karhutla diperkuat hingga masyarakat bawah. Pemerintah juga menyiapkan alat berat untuk buka lahan tanpa membakar.
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap Yogyakarta-Palur di sini.
Gunung Gandul Wonogiri terbakar dua kali dalam sehari. Sekitar 4 hektare hutan terbakar dan api baru berhasil dipadamkan pukul 20.00 WIB.