Sindikat Besar Pemalsuan Tinta Epson Dibongkar di Jakarta setelah 18 Bulan Investigasi
Polisi membongkar sindikat pemalsuan tinta Epson di Jakarta setelah investigasi 18 bulan. Lebih dari 20 orang dibawa untuk dimintai keterangan.
Provokator dalam unjuk rasa mitra Gojek ditangkap, Senin (5/8/2019)./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA—Aksi damai mitra Gojek disusupi provokator. Kepolisian mengamankan sejumlah orang yang diduga pemicu suasana menjadi tidak kondusif dalam aksi yang berlangsung di kawasan Pasaraya, Blok M, Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019).
Kericuhan sempat terjadi berupa aksi pelemparan dan berujung pemukulan ketika massa Organisasi Angkutan Sewa Khusus Indonesia (Oraski) yang berjumlah ratusan orang hendak meninggalkan lokasi.
Namun posisi massa mitra Gojek roda empat itu sulit karena akses keluar tertutup massa mitra roda dua yang mengatasnamakan diri Gerhana yang datang belakangan.
Massa Gerhana mencoba merangsek ke depan. Saat itu provokator mengambil kesempatan, sehingga sempat ada kericuhan. “Ada provokator tadi kami amankan,” ucap Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol, Indra Jafar, kepada wartawan, di lokasi kejadian.
Pengamanan provokator, kata Indra, dilakukan karena massa sempat terpancing. Dari pengamatan di lokasi, sedikitnya tiga provokator diamankan dan salah satunya menggunakan atribut aplikator asal Malaysia, Grab.
Pria yang mengenakan atribut Grab itu sempat diamuk massa peserta aksi sebelum akhirnya diamankan. “Seperti biasa, kami berikan waktu mereka menyampaikan aksi sampai pukul 18.00 WIB,” kata Indra.
Kepolisian sendiri mengerahkan sekitar 400 personel untuk mengamankan jalannya aksi.
Sampai sekitar pukul 12.30 WIB, jumlah peserta aksi mulai berkurang dan suasana kondusif karena Oraski yang sudah melakukan mediasi dengan manajemen Gojek membubarkan diri.
“Kami sudah bertemu dengan pihak Gojek, terjadi diskusi yang membangun. Pada intinya aspirasi kami didengarkan dan mereka akan mengundang koordinasi lanjutan tanpa ada pengerahan massa,” ujar Fahmi, ketua DPP Oraski, di tempat yang sama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi membongkar sindikat pemalsuan tinta Epson di Jakarta setelah investigasi 18 bulan. Lebih dari 20 orang dibawa untuk dimintai keterangan.
Bali United mengalahkan Persik Kediri 3-0 pada pekan kesembilan Super League 2026/2027. Kemenangan mengantar Serdadu Tridatu ke posisi ketiga.
MJO mulai melemah, tetapi kekeringan di Kulonprogo masih melanda 8 kapanewon. BPBD telah menyalurkan 898 tangki air bersih.
Target cadangan minyak 60 hari dinilai perlu dicapai bertahap. Pengadaan stok tambahan 40 hari diperkirakan membutuhkan Rp70 triliun.
Pelni memberikan diskon 30% tiket kapal kelas ekonomi untuk keberangkatan 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
Sebanyak 35 persen kecelakaan di DIY pada 2025 terjadi malam hari. Dishub DIY mengoptimalkan aplikasi Sigap Aset.