New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Momen sesaat sebelum mobil warna silver menabrak sepeda motor di Flyover Manahan, Solo, Senin (1/7/2019) dini hari yang terekam kamera CCTV.
Harianjogja.com, SOLO --Keluarga korban tabrak lari di Flyover Manahan, Solo, pada Senin (1/7/2019) dini hari, Retnoningtri berharap pengemudi Toyota Yaris warna silver yang menabrak Retno mendatangi mereka untuk mengakui perbuatannya. Terlepas dari hal tersebut, keluarga korban mengaku ikhlas atas meninggalnya perempuan berusia 54 tahun tersebut.
Hingga kini keluarga belum mendapatkan petunjuk tentang identitas pengemudi mobil warna silver yang menabrak korban. Keluarga kini hanya berharap polisi segera menemukan pelakunya.
"Keluarga cuma berharap pelaku datang ke rumah. Keluarga sudah ikhlas," kata Rahmani, 55, kakak kandung korban kepada Solopos.com di rumahnya, Jl Yudistira No 5, Selembaran, Serengan, Solo, Rabu (10/7/2019) malam.
Retnoningtri menjadi korban tabrak lari di Flyover Manahan Solo pada Senin (1/7/2019) dini hari pukul 02.30 WIB. Dia diketahui memasuki jalur flyover dari arah barat dan baru saja mengantarkan anaknya ke Terminal Tirtonadi untuk berangkat ke tempat kerjanya di Kudus.
Dalam video rekaman CCTV yang beredar, korban yang mengendarai sepeda motor Honda Supra warna biru-putih bergerak dari arah barat dan hendak berbelok ke selatan atau ke kanan. Tiba-tiba muncul sebuah mobil city car berwarna silver yang belum diketahui jenisnya dari selatan ke utara dengan kecepatan tinggi. Mobil yang terlalu ke tengah menghantam motor korban, lalu meninggalkan lokasi begitu saja ke arah barat.
Keponakan korban, Rudy Budiantoro, menuturkan korban masih sadar saat sejumlah warga dan aparat Satpol PP memberikan pertolongan. Satpol PP pula yang memberi kabar tentang kecelakaan itu kepada keluarga.
"Dia masih sadar saat olah TKP. Sempat dirawat di UGD RS Kasih Ibu semalam, sebelum meninggal pukul 21.30 WIB Senin malam. Dia dimakamkan Selasa [2/7/2019] siang," kata Rudy saat ditemui Solopos.com di rumah korban, Rabu malam.
Aparat Satlantas Polresta Solo mengklaim sudah mengantongi identitas pengemudi mobil yang menabrak pengendara sepeda motor dalam kasus tersebut.
"Identitas pelaku, pelat nomor mobil, dan lain-lain sudah diketahui tapi masih dirahasiakan," ungkap Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Busroni, Kamis (11/7/2019).
Kompol Busroni mengatakan identitas pelaku tabrak lari itu terungkap setelah polisi mengecek seluruh rekaman CCTV yang terpasasng dari flyover Manahan hingga Gapura Makutho di Jl. Adi Sucipto.
Berdasarkan hasil pengecekan itu, pelaku tabrak lari diketahui mengemudikan mobilnya dengan cukup kencang. Polisi memperkirakan pelaku tabrak lari memacu mobilnya dengan kecepatan sekitar 80 km per jam.
Penyelidikan terhadap mobil penabrak sepeda motor korban tersebut terhambat minimnya saksi mata. Pasalnya, para saksi mata yang kali pertama datang ke tempat kejadian sudah tidak melihat momen tabrakan tersebut.
"Saksi-saksi juga terlambat datang karena kejadiannya hampir pukul 03.30 pagi. Ada beberapa Satpol PP yang menolong," kata Kanit Laka Satlantas Polresta Surakarta, AKP Bambang Subekti, mewakili Kasatlantas Kompol Busroni, saat dihubungi Solopos.com, Rabu malam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : solopos.com
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Dishub Sleman menata parkir Lapangan Beran Tridadi dengan tarif Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 bagi mobil saat non-event.
Daftar pemenang MTV VMAs 2026 lengkap. Madonna meraih tujuh piala, sedangkan Taylor Swift mencetak rekor baru dalam sejarah VMA.
Kemenimipas mengungkap hasil investigasi temuan Ombudsman di Lapas Cibinong. Lima pejabat struktural dinonaktifkan terkait peristiwa tersebut.
Siaga darurat kekeringan Bantul diperpanjang hingga akhir 2026. Sebanyak 752 tangki air telah disalurkan ke 12.186 jiwa.
Progres Bendungan Jragung mencapai 97% dan ditargetkan selesai Desember 2026 untuk menopang irigasi 4.500 hektare sawah.