Advertisement
Soal Rizieq Shihab, Puan Maharani : Orang Pergi Sendiri Jadi Kita yang Minta Pulang?
Puan Maharani. (JIBI - Nicolous Irawan)
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Politikus PDIP Puan Maharani turut mengomentari upaya pemulangan pentolan FPI Rizieq Shihab oleh kubu Prabowo Subianto.
Ketua DPP PDIP Puan Maharani heran dengan salah satu syarat rekonsiliasi yang diinginkan Prabowo Subianto yakni dengan memulangkan Imam Besar Habib Rizieq Shibab.
Advertisement
"Orang pergi sendiri terus jadi kita harus yang minta pulang?" kata Puan di Komplek Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/72019).
Puan juga menilai, syarat lainnya yang diajukan Prabowo yakni dengan membebaskan para pendukungnya juga berlebihan. Pasalnya, hingga saat ini proses hukum masih terus berjalan.
BACA JUGA
"Ya proses hukum tetap berjalan. Ya sudah dijalanin saja. Sekarang memang tetap berjalan kan proses hukumnya," paparnya.
Puan juga membenarkan adanya rencana pertemuan Jokowi-Prabowo dalam waktu dekat. Namun, ia belum mengetahui secara pasti kapan pertemuan kedua capres di Pilpres 2019 itu berlangsung.
"Yang saya dengar seperti itu, sampai sejauh mana saya belum dengar lagi. Yang pasti saya merasa silaturahmi akan sangat penting sekali. Hanya silaturahmi persahabatan kekeluargaan apa bicara hal politk," sambungnya.
"Yang pasti Pemilu sudah selesai. Sebaiknya kita kemudian bisa bersatu untuk menjaga Indonesia ini aman dan tentram, sejahtera," tambahnya.
Puan memang dikenal sebagai salah satu politisi yang dekat dengan mantan Danjen Kopassus itu, hanya saja, ia menolak menjadi mediator dalam pertemuan Jokowi dan Prabowo. "Saya panggilnya Mas Prabowo, ya karena memang silaturahmi kekeluargaan saja gitu," kata Puan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
DAMRI Buka Rute Jogja-Semarang, Lewat Borobudur dan Kota Lama
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tabrakan Maut di Sedayu Bantul, 3 Remaja Tewas
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Jangan Sampai Keliru
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
Advertisement
Advertisement







