Iuran BPJamsostek Turun, Pekerja Pamsimas di Jogja Dapat JKK dan JKM
Pekerja Pamsimas 2026 di DIY mendapat perlindungan JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan. Iuran turun menjadi Rp8.400 per orang.
Pasangan calon M Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum/JIBI
Harianjogja.com, BANDUNG--Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil mengunggah foto kebersamaan dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di akun intagramnya, Rabu (3/7/2019). Menurutnya, unggahan tersebut biasa saja dn tidak bermaksud apa-apa.
"Itu mah update biasa saja. [Komentar warganet di unggahan tersebut menyebut sebagai capres cawapres] itu mah khayalan terlalu jauh," kata Ridwan Kamil ketika dimintai tanggapan soal unggahan tersebut, di Gedung Negara Pakuan Bandung, Rabu.
Orang nomor satu di Provinsi Jawa Barat ini menilai selama ini dirinya sering mengunggah foto kebersamaan dirinya dengan kepala daerah lainnya di akun media sosial miliknya.
"Kan sering saya posting dengan Pak Anies Baswedan, posting dengan Pak Sandiaga Uno, kemudian posting Pak Ganjar Pranowo. Setiap postingan pasti multi tafsir multi komentar," kata dia.
Dia mengatakan postingan tersebut menjelaskan tentang tujuan kedatangan dirinya ke Jawa Tengah untuk membahas anggaran desa-desa di daerah perbatasan antara Jawa Barat dengan Jawa Tengah.
"Karena di daerah perbatasan itu budayanya sama, kebanyakan bahasa jawa. Jadi kalau saya ke sana, koordinasi kewilayahan akan banyak dilakukan," kata dia.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau Emil membagikan foto kebersamaannya dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melalui unggahan akun intagramnya Rabu pagi.
Dalam keterangan foto tersebut Gubernur Emil menuliskan "Agent R & Agent G. Bersama sahabat Men in Black saya, Mas @ganjar_pranowo. Jabar dan Jateng sedang menyiapkan program dan anggaran bersama di desa-desa perbatasan Jabar-Jateng agar ekonomi dan infrastruktur bisa setara dan tidak timpang".
Banyak warganet yang berkomentar dalam unggahan tersebut dan menyebut sosok Ridwan Kamil dan Emil pantas jadi kandidat capres dan cawapres di Pilpres 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pekerja Pamsimas 2026 di DIY mendapat perlindungan JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan. Iuran turun menjadi Rp8.400 per orang.
Bus wisata Taman Pintar tak lagi parkir di TKP Senopati. Pemkot Jogja menyiapkan drop zone di Sriwedani untuk memudahkan rombongan.
Kemenkop mengakui ada manajer Kopdes yang mundur karena penempatan jauh. Sekitar 1.900 manajer ditempatkan lintas provinsi.
Ojol perempuan di Jogja mendapat pelatihan bahasa Inggris gratis. Program ini digelar dua batch dan melibatkan komunitas Lady Bikers Jogja.
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.