Advertisement
Indonesia Kecam Serangan di Bandara Abha Arab Saudi yang Menyasar Masyarakat Sipil
Bendera Arab Saudi - Flag Shop
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Berulangnya serangan terhadap Bandara Abha di Arab Saudi yang menyasar rakyat sipil mendapat kecaman dari Indonesia.
Kementerian Luar Negeri RI menyatakan serangan tersebut membahayakan keamanan dan stabilitas keamanan kawasan.
Advertisement
"Indonesia serukan kembali dialog dan mendukung proses politik di Yaman, dibawah kepemimpinan PBB," demikian pernyataan Kemenlu RI yang dikutip, Rabu (3/7/2019).
Indonesia juga menyerukan agar kekerasan terhadap rakyat sipil apapun bentuknya harus dihentikan.
BACA JUGA
Mengutip Reuters, kelompok pemberontak Houthi dilaporkan kembali meluncurkan serangan drone ke Bandara Abha, Arab Saudi pada Selasa (2/7) pagi. Serangan tersebut menyebabkan sembilan orang terluka.
Koalisi militer negara Arab pimpinan Arab Saudi di Yaman menyatakan sembilan warga sipil yang terdiri atas satu orang India dan delapan orang Saudi tersebut semua dalam kondisi stabil.
Houthi, yang berperang di Yaman, akhir-akhir ini meningkatkan serangan terhadap Arab Saudi, negara yang memimpin koalisi melawan mereka.
Seorang juru bicara Houthi mengatakan bahwa kelompok itu telah melakukan "operasi besar" yang menargetkan bandara tersebut, demikian laporan stasiun televisi Al-Houthi, Al-Masirah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Masa Kerja Habis, PPPK Gunungkidul Diperpanjang Kontrak
Advertisement
Walking Tour Telusuri Jejak Sejarah Simpang Lima Boyolali
Advertisement
Berita Populer
- Mayoritas Kreator Hidup di Bawah Bayang Ketidakpastian Finansial
- AS Luncurkan 622 Serangan Udara Sepanjang 2025, Ini Targetnya
- Wali Kota New York Kecam Trump soal Serangan ke Venezuela
- Jadwal Lengkap F1 2026: 24 Seri, Debut Audi dan Cadillac
- Hyundai Siapkan Creta Terbaru 2026, Perkuat Posisi di SUV-B
- Sepanjang 2025, Bali Diguncang 547 Gempa Bumi
- MA Venezuela Tunjuk Delcy Rodriguez Jadi Presiden Sementara
Advertisement
Advertisement



