Advertisement

Pedagang Satai Gukguk: Modal Rp5 Juta Tidak Akan Cukup

Wahyu Prakoso
Sabtu, 29 Juni 2019 - 15:57 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Pedagang Satai Gukguk: Modal Rp5 Juta Tidak Akan Cukup Seorang warga berjalan di Jl. Lalung-Bekonang, Karanganyar, tepatnya di depan kedai olahan daging anjing, Jumat (28/6 - 2019). (Solopos/Wahyu Prakoso)

Advertisement

Harianjogja.com, KARANGANYAR--Salah satu pedagang kuliner olahan daging anjing yang menolak alih usaha, Ari, menjelaskan, menutup warungnya untuk sementara waktu, Jumat (28/6/2019). Ia mengaku, sempat menerima uang sebanyak Rp500.000 pada saat pertemuan dengan Bupati Karanganyar.

“Saya tutup karena hari ini batas akhir penutupan warung. Saya enggak tahu sampai kapan menutup warung. Saya lihat situasi dan kondisi dulu dan mencari alternatif tempat lain,” katanya kepada Solopos.com saat ditemui di rumahnya.

Advertisement

Dia mengatakan, setelah pertemuan dengan Bupati Karanganyar, ada perwakilan petugas yang datang ke warung untuk menyerahkan uang sebanyak Rp4,5 juta untuk modal usaha. Uang tersebut ia terima tetapi esok harinya dikembalikan kepada Baznas.

“Modal Rp5 juta tidak akan cukup untuk memulai babat alas usaha baru. Saya mengikuti langkah teman-teman pedagang lain di paguyuban,” ujarnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : solopos.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Dinkes Bantul Siaga Risiko KLB dan Kasus Keracunan Saat Lebaran

Dinkes Bantul Siaga Risiko KLB dan Kasus Keracunan Saat Lebaran

Bantul
| Sabtu, 21 Maret 2026, 12:27 WIB

Advertisement

Batagor Yunus Bandung Jadi Buruan Pemudik Saat Lebaran

Batagor Yunus Bandung Jadi Buruan Pemudik Saat Lebaran

Wisata
| Minggu, 15 Maret 2026, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement