Kisah Pilu Ibu & Anak Dicukur Lalu Diarak Keliling Desa karena Menolak Diperkosa

Ilustrasi . - Antara
28 Juni 2019 21:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, PATNA - Kisah pilu dialami dua perempuan India karena mempertahankan diri dari upaya perkosaan.

Dua orang telah ditahan di Negara Bagian Bihar, India setelah sekelompok orang mencukur kepala dua perempuan sebagai “hukuman” karena menolak diperkosa. Polisi masih mencari lima pelaku lain yang saat ini buron.

Berdasarkan keterangan polisi kelompok itu, yang termasuk di antaranya seorang pejabat setempat, menyerang ibu dan anak di rumah mereka dengan tujuan melakukan perkosaan. Ketika para wanita itu melawan, para pelaku menyerang mereka, mencukur rambut mereka dan mengarak mereka di desa.

Polisi mengatakan mereka sedang mencari lima orang lain yang terlibat dalam insiden itu.

"Kami dipukuli dengan tongkat dengan sangat parah. Saya memiliki luka di seluruh tubuh saya dan anak perempuan saya juga memiliki beberapa luka," kata sang ibu itu kepada kantor berita ANI yang dilansir BBC, Jumat (28/6/2019).

Kedua wanita itu juga mengatakan bahwa kepala mereka dicukur di depan seluruh desa.

"Beberapa lelaki memasuki rumah para korban dan mencoba menganiaya putrinya," kata seorang petugas polisi kepada media setempat, seraya menambahkan bahwa ibu korban membantunya melawan para lelaki itu.

Komisi wanita Negara Bagian Bihar juga mengutuk insiden itu, dengan mengatakan bahwa "tindakan lebih lanjut" akan diambil.

Ini bukan pertama kalinya insiden semacam itu terjadi di negara bagian itu.

Pada April, seorang gadis remaja diserang dengan asam karena menolak upaya pemerkosaan massal.

Kemarahan publik atas kekerasan seksual di India meningkat secara dramatis setelah pemerkosaan massal dan pembunuhan seorang siswa di bus Delhi pada 2012. Namun insiden pemerkosaan dan kekerasan terhadap perempuan terus dilaporkan dari seluruh negeri.

Sumber : Okezone.com