Advertisement
Putusan MK: Jokowi Meyakini Kebesaran Hati Prabowo
Joko Widodo dan Ma'ruf Amin di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (27/6/2019). - Antara/Wahyu Putro
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Seusai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang sengketa Pilpres 2019 keluar, Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan penghormatan kepada rivalnya di Pilpres 2019, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.
“Saya meyakini kebesaran hati dan kenegerawanan sahabat saya Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Beliau berdua memilik visi yang sama dalam membangun Indonesia yang lebih baik, maju, adil dan sejahtera,” kata dia dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (276/6/2019).
Advertisement
Jokowi menegaskan putusan MK seharusnya dihormati bersama karena merupakan putusan final dan mengikat. Dia juga mengajak seluruh rakyat Indonesia bersatu kembali setelah semua rangkaian Pilpres 2019 selesai mulai dari proses pendaftaran, kampanye, pemungutan suara, hingga sidang di MK.
“Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia bersatu kembali, bersama-sama membangun dan memajukan Indonesia. Tidak ada lagi 01 dan 02, yang ada hanya persatuan Indoensia. Walau pilihan politik berbeda, tetapi kita harus saling menghargai dan menghormati,” kata Jokowi.
Menurut Jokowi, presiden dan wakil presiden terpilih adalah presiden dan wakil presiden bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Saya yakin semangat kita sama, Indonesia yang bersatu, yang mampu menang menghadapi kompetisi global yang ketat, yang membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ucap dia.
Jokowi mengucapkan terima kasih kepada seluruh partai koalisi, sularelawan, dan utamanya seluruh rakyat Indonesia yang telah melalui proses pemilu dengan baik.
“Proses pilpres telah menjadi pembelajaran demokrasi. Rakyat sudah berkehandak. Suara rakyat sudah didengar. Rakyat sudah memutuskan dan diteguhkan jalur konstitusi dengan jalan beradab dan berbudaya.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
Advertisement
Vonis Korupsi Lurah Bohol Dinilai Ringan, Jaksa Tempuh Banding
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Bus Pariwisata Terbakar di Tol Cipali, Diduga Korsleting
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Bapanas Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Lebaran 2026
- Gubernur Banten Lepas 1.570 Pemudik IKG Menuju Gunungkidul
- Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Diusut Serius Polisi
- Pendapatan AirAsia Indonesia 2025 Tembus Rp7,87 Triliun
- Kecelakaan Pemudik di Tol Semarang-Solo, Dua Penumpang Luka
Advertisement
Advertisement








