Dentuman Keras Terdengar di Gorontalo, Warga Sempat Panik
Dentuman keras terdengar di sejumlah wilayah Gorontalo sekitar pukul 00.22 Wita. Warga sempat panik dan menduga ada meteor jatuh.
Polisi berjaga di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Rabu (20/8/2014), saat sidang putusan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU). (Bisnis-Abdullah Azzam)
Harianjogja.com, JAKARTA -- Dua hari jelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilpres 2019, terlihat sejumlah orang yang didominasi kaum ibu menggelar aksi mengawal putusan MK di depan area Patung Kuda, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2019).
Aksi itu digelar jelang MK yang bakal mengumumkan putusan sengketa hasil Pilpres 2019, Kamis (27/6/2019) mendatang. Uniknya, ibu-ibu peserta aksi tampak membawa perbekalan seperti nasi kotak dan mi instan.
Dilaporkan Suara.com (jaringan Solopos.com), massa yang didominasi emak-emak tersebut telah berkumpul di Patung Kuda sejak pukul 11.00 WIB. Sejumlah perbekalan seperti nasi kotak, mie instan, dan air mineral tampak berjejer di trotoar jalan sebagai perbekalan mereka.
Sesekali terlihat salah satu emak-emak membagikan makanan kepada peserta aksi, atau sekadar membagikan air mineral bagi massa yang kehausan.
Koordinator aksi, Abdullah Hehamahua, mengatakan kelompoknya sengaja membawa perbekalan tersebut. Hal itu, katanya, guna meminimalisasi terjadinya hal yang tidak diinginkan jika menerima atau membeli makanan di luar. Salah satu kekhawatirannya yakni diracun.
"Memang kasus petugas KPPS {Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara} yang diduga itu diracun segala macam, saya pastikan pada peserta tidak boleh menerima makanan dari mana pun dan tidak boleh menerima dari pihak mana pun," kata Abdullah.
Mantan penasihat KPK itu juga mengatakan, akan terus menggelar aksi massa mengawal MK hingga sidang putusan PHPU Pilpres 2019 pada 27 Juni. Menurutnya, aksi tersebut dilakukan semata-mata guna mendukung MK agar berani dan tidak takut ancaman saat mengambil keputusan.
"Khusus untuk beri dukungan dan support moral ke MK agar tidak takut punya keneranian independen, integritas, dan melaksanakan tugas sesuai tupoksi. Kami kawal sampai selesai," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com/Solopos.com
Dentuman keras terdengar di sejumlah wilayah Gorontalo sekitar pukul 00.22 Wita. Warga sempat panik dan menduga ada meteor jatuh.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Minggu 13 September 2026 tersedia sejak pagi hingga sore dengan tarif Rp12.000.
Jadwal KSPN Jogja 13 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.
Jadwal KA Bandara YIA 13 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.