Advertisement
Menhub Minta Sosialisasi Penjualan Tiket Bus Online Ditingkatkan
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan penjelasan saat menerima kunjungan tim Bisnis Indonesia, di Jakarta, Jumat (24/5/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta sosialisasi penjualan tiket bus secara online ditingkatkan.
Alasannya, lantaran masih banyak calon penumpang bus yang mengantri panjang untuk membeli tiket di loket PO Bus yang ada di terminal. Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai meninjau Terminal Pulogebang, Jakarta Timur pada Minggu (2/6) atau H-3 jelang Lebaran.
Advertisement
"Sistem tiketing harus diperbaiki karena memang seyogyanya ada suatu proses yang mengarahkan penumpang menggunakan online. Tadi ada PO tertentu yang antriannya panjang disini, padahal harusnya bisa dilakukan secara online baik dari rumah atau di manapun dengan menggunakan gadget, jadi saya rasa ini belum optimal. Sosialisasi tiket secara online perlu ditingkatkan," ujarnya seperti dikutip dari website resminya.
Menhub mengatakan, pembelian tiket secara online selain dianggap aman, juga dapat memudahkan para pemudik untuk melakukan pembelian tiket tanpa perlu mengantri panjang dan bisa melakukan perencanaan dari jauh-jauh hari.
BACA JUGA
Dalam rangka memantau kelancaran arus Mudik Lebaran 2019, hari Menhub melakukan peninjauan ke Terminal Bus Terpadu Sentra Timur Pulo Gebang, Jakarta Timur. Menhub berinteraksi dengan para penumpang yang akan pulang kampung ke daerah masing-masing, meninjau loket tiket serta pos kesehatan yang digunakan untuk tes kesehatan para pengemudi bis.
"Saya sengaja ke Pulo Gebang, kami ingin menjadikan bus sebagai andalan transportasi darat. Bus adalah angkutan massal karena bisa mengurangi penggunaan mobil pribadi dan point to point. Beberapa masyarakat berkecenderungan menggunakan bus. Kami akan mengkampanyekan agar bus makin digemari," ujar Menhub.
Sebagai informasi, pada tanggal 1 Juni 2019 (H-4), jumlah penumpang yang berangkat dari Terminal Pulo Gebang mencapai 10.205 penumpang yang diberangkatkan dengan 306 bus.
Dalam kunjungannya, Menteri Perhubungan didampingi oleh Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Bambang Prihartono serta Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan Umiyatun Hayati, serta Pengamat Transportasi Ellen Tangkudung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Polisi Didesak Tangkap Dalang Teror Penyiram Air Keras Aktivis
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
- Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Ancam Demokrasi
- Terminal Jatijajar Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026
Advertisement
Jadwal Bus Sinar Jaya Rute Jogja-Parangtritis dan Baron, 15 Maret
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal SIM Keliling Bantul 14 Maret 2026 dan Biaya Perpanjangan
- Jadwal Bus DAMRI Bandara YIA 14 Maret 2026, Tarif Rp80.000
- Jadwal SIM Keliling Jogja Maret 2026, Ini Lokasi dan Biayanya
- Bus Jogja-Pantai Parangtritis dan Baron Mulai Rp12.000
- Cek Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 14 Maret 2026
- Jadwal Bus DAMRI Jogja-Semarang 2026, Berangkat dari Malioboro
- Simak, Jadwal SIM Keliling Gunungkidul 14 Maret 2026
Advertisement
Advertisement







