Advertisement
Jokowi Berbicara tentang Kabinet Kerja Jilid II, Ini Kriteria Calon Menteri
Pendukung Joko Widodo mengacungkan topeng bergambar Jokowi di SUGBK, Jakarta, 13 April 2019. - Reuters/Willy Kurniawan
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan hasil Pilpres 2019. Pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin keluar sebagai pemenang. KPU masih menunggu proses gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menetapkan pemenang Pilpres 2019.
Jokowi sudah mulai membicarakan kriteria pengisi menteri di Kabinet Kerja Jilid II. Menurut Jokowi, menteri yang dia pilih adalah orang yang bisa menuntaskan seluruh program unggulan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.
Advertisement
“Kabinet yang bisa kerja, kan kabinet kerja. Sudah saya sampaikan bolak-balik, mampu mengeksekusi dari program yang ada. Kemampuan eksekutor itu yang paling penting,” kata Jokowi seusai buka puasa bersama dengan HIPMI di Ballroom Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Minggu (26/5/2019).
Selain itu, menurut Jokowi, jajaran Kabinet Kerja Jilid II nantinya akan diisi pribadi yang memiliki kemampuan manajerial baik di bidang makro maupun daerah. Lalu yang memiliki integritas dan kapabilitas pada keahliannya masing-masing.
“Tapi yang paling penting adalah mampu mengeksekusi, memiliki kemampuan manajerial yang baik. Dua hal yang penting itu,” ujar Jokowi.
Ia memastikan komposisi jajaran lembaga eksekutif di periode keduanya nanti bukan berbicara soal pembagian kue dengan partai-partai politik. Jokowi menegaskan, semua itu akan bergantung pada kemampuan seseorang untuk mengisi jabatan menteri.
“Kami tak bicara masalah parpol dan nonparpol, yang penting kemampuan yang tadi saya sampaikan dimiliki,” tutur Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Longsor dan Pergerakan Tanah Terjang Tiga Kecamatan di Bogor
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
Advertisement
Investasi di Piyungan Bantul Tak Seimbang, Ini Penjelasannya
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Isu Iuran BPJS Guru ASN 26 Kali Setahun Dipastikan Tidak Benar
- Lonjakan PAD Wisata Awal 2026 Dorong Target Rp60 Miliar di Gunungkidul
- Harga Sayuran di Bantul Anjlok saat Panen Raya, Pedagang Mengeluh
- Dirut Mundur, OJK Pastikan BEI Tetap Stabil
- Galon Bekas dan Biopori Tekan Sampah Warungboto Jogja hingga 50 Persen
- 13 Calon Petugas Haji Dicopot saat Diklat PPIH, Ini Alasannya
- Pemkab Bantul Bebaskan Pajak LP2B dan Siapkan Seragam Gratis di 2026
Advertisement
Advertisement



