NTT Bantu Amankan KPU RI, Ratusan Personel Dikirimkan ke Jakarta

Sejumlah personel Brimod Polda NTT mengikuti apel pelepasan oleh Kapolda NTT Irjen Pol Raja Erizman di markas Polda NTT, Jumat (17/5/2019). - Antara
17 Mei 2019 13:47 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) ikut berperan mengamankan penetapan hasil Pemilu 2019 di Kantor KPU RI, Jakarta pada 22 Mei mendatang. Setidaknya ratusan personel dikirim ke Polda Metro Jaya Jakarta.

"Pada April lalu, 200 personel sudah dikirimkan, dan hari ini personel dari Polda NTT berjumlah 400 personel kembali akan diberangkatkan," kata Kapolda NTT Irjen Pol Raja Erizman kepada wartawan di Kupang, Jumat (17/5/2019).

Hal tersebut disampaikan Raja usai memimpin apel keberangkatan 400 personel Polda NTT di lapangan hitam, markas Polda NTT.

Komandan berbintang dua itu mengatakan bahwa dengan kembali dikirimkan ratusan pasukan itu, maka ada 300 personel Brimob Polda NTT dan 300 personel Sabhara yang akan membantu pengamanan di ibu kota negara tersebut.

Raja menyebut bahwa dikirimnya personel Polda NTT untuk membantu pengamanan di Jakarta, bukan berarti bahwa situasi keamanan di Jakarta dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan.

"Saya sudah berpesan kepada mereka yang mau berangkat, bahwa pengiriman mereka (personel Polda NTT, red) ke Jakarta jangan diartikan bahwa situasi di sana sangat mengkhawatirkan," ujarnya.

Tetapi pengiriman personel ke sana hanya bertujuan untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. Nantinya, seluruh sudut ibu kota negara akan ditempatkan semua personel untuk menjaga keamanan, dengan pasukan yang diperbantukan dari berbagai Polda di Indonesia.

Raja mengatakan bahwa tugas menjadi BKO di Mabes Polri adalah tugas negara. Oleh karena itu ia juga mengharapkan agar personel yang diberangkatkan dapat melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan ikhlas.

Jenderal polisi berbintang dua itu mengatakan bahwa pelaksanaan tugas pengamanan Operasi Mantap Brata tidaklah ringan dan penuh tantangan.

Sumber : Antara/Bisnis.com