Sempat Kabur, Buronan Kasus Penipuan PT Asli RI Ditangkap di Bandara Juanda
Polri menangkap Erick Soedjasa, buronan kasus dugaan penipuan dan penggelapan dalam jabatan PT Asli RI, di Bandara Juanda.
Ahmad Dhani. /ANTARA FOTO-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, SURABAYA--Musisi Dhani Ahmad Prasetyo atau Ahmad Dhani menjalani sidang lanjutan kasus pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (7/5/2019). Dalam sidang dengan agenda pembelaan (pledoi) itu, musisi pentholan grup band Dewa 19 ini sempat membacakan terjemahan surat An-Nisa ayat 148.
"Saya akan bacakan satu ayat yang mungkin menjadi pembelaan saya di hadapan majelis hakim, tidak terpaku teknis soal hukum, tetapi ini satu ayat saja diharapkan bisa sampai. Bahkan saya juga tidak pernah mendengarkan ayat ini sebelumnya," katanya pada persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa.
Ia mengatakan, dirinya akan membacakan saja arti ayat surat An-Nisa ayat 148.
"Bismillahirahmanirahim, Allah tidak menyukai perkataan buruk yang diucapkan secara terus terang kecuali oleh orang dizalimi dan Allah maha mendengar dan maha mengetahui," ujarnya.
Ia membacakan arti ayat tersebut, dirinya kemudian menyerahkan potongan kertas surat tersebut kepada Ketua Majelis Hakim Anton.
Pada persidangan itu, Dhani juga sempat meminta kepada ketua Majelis Hakim meminta izin untuk berobat ke dokter gigi di Surabaya.
"Kalau bisa hari ini, tetapi besok juga tidak apa apa," katanya.
Mendengar permintaan itu, kemudian Ketua Majelis Hakim memberikan kesempatan kepada Dhani untuk berobat ke dokter gigi.
"Besok ya, karena panitera juga masih ada sidang lagi dan sekarang juga bulan puasa," katanya.
Istri Ahmad Dhani, Mulan Jameela, juga terlihat hadir di antara deretan kursi pengunjung persidangan. Mula yang mengenakan kacamata hitam enggan memberikan komentar dan memilih sibuk untuk memainkan gawai yang dibawanya. Sebelum sidang berakhir, Mulan terlihat meninggalkan ruangan persidangan.
Sidang dilanjutkan pada pekan depan dengan agenda mendengarkan tanggapan dari jaksa atas pembelaan yang dilakukan oleh penasihat hukum Dhani.
"Sidang ditunda pekan depan," kata Ketua Majelis Hakim sambil mengetuk palu.
Sebelumnya, musisi Ahmad Dhani Prasetyo dituntut dengan hukuman 1,5 tahun penjara dalam sidang kasus pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur.
Jaksa penuntut umum (JPU) Rahmat Hari Basuki dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menyatakan terdakwa terbukti bersalah karena mendistribusikan dokumen yang bermuatan penghinaan.
Dalam pertimbangan tuntutan JPU disebutkan Ahmad Dhani terbukti bersalah karena mendistribuskan dokumen yang bermuatan penghinaan melalui media sosial milik Dhani.
"Sebagaimana tertuang dalam Pasal 45 Ayat (2) juncto Pasal 27 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik," katanya.
Kasus ini bermula saat Ahmad Dhani akan menghadiri acara deklarasi Ganti Presiden 2019 di Tugu Pahlawan Surabaya pada tahun 2018. Namun, saat tiba di Hotel Majapahit, dia dihadang kelompok yang mengatasnamakan elemen Bela NKRI.
Saat penghadangan itulah, Ahmad Dhani membuat vlog yang berisi kata \'Idiot\' yang diunggah ke media sosial dengan durasi waktu 1 menit 37 detik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Polri menangkap Erick Soedjasa, buronan kasus dugaan penipuan dan penggelapan dalam jabatan PT Asli RI, di Bandara Juanda.
Harga cabai rawit merah tercatat Rp90.050 per kg dan telur ayam Rp29.900 per kg berdasarkan data PIHPS Nasional, Sabtu 12 September 2026.
Kematian Serda AMF di Mess Psikologi Galaksi diselidiki Pomau. Empat prajurit ditahan, sementara TNI AU membantah korban tewas akibat penganiayaan.
Tiket laga kandang PSS Sleman vs Madura ludes terjual. Nduwarugira menyebut dukungan suporter menjadi motivasi ekstra di Maguwoharjo.
Harga BBM terbaru 12 September 2026 di Pertamina, BP-AKR, Shell, dan Vivo. Pertamax Turbo, Dexlite hingga BBM diesel mengalami kenaikan.
Prabowo menghadiri KTT BRICS ke-18 di India sebagai anggota penuh untuk memperkuat peran Indonesia dalam kerja sama multilateral.