Advertisement
Rommahurmuziy Enggan Beberkan Temuan Uang di Ruang Menteri Agama
Tersangka suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Tahun 2018-2019 Romahurmuziy alias Rommy tiba di gedung KPK, Jakarta, Jumat (22/3/2019). - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Tersangka kasus dugaan suap pengisian jabatan di Kementerian Agama, Rommahurmuziy, mulai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Jumat (22/3/2019). Ia mengaku akan kooperatif terhadap kasus yang menjeratnya.
Rommy akan membeberkan persoalan kasus ini termasuk apakah ada pihak lain yang terlibat. "Saya akan sangat kooperatif dan menjelaskan semua persoalan ini kepada KPK, agar mereka mendapat perspektif yang terang dan tidak ada yang ditutupi dan mereka juga akan permudah untuk segera menyelesaikan pemberkasan kasus," ujar Rommy, Jumat.
Advertisement
Kendati demikian, Rommy enggan menjelaskan keterkaitan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam perkara ini. Dia juga mengaku tahu penggeledahan terhadap ruang kerja Menag Lukman hanya melalui televisi.
Dia tak mau mengambil kesimpulan soal uang yang disita KPk senilai Rp180 juta dan US$30.000 dari meja kerja Lukman. Menurut Rommy, semua yang akan dijelaskannya ke penyidik KPK merupakan materi perkara.
BACA JUGA
"[Penggeledahan Menag], saya hanya melihatnya dari televisi. [Apakah soal kasus] saya tidak tahu. Yang tahu tentu penyidik," katanya.
Dalam pemeriksaan perdana ini, tangan Rommy yang terborgol ditutupi sebuah buku. Dia mengaku buku itu untuk dibaca guna menunggu pemeriksaan.
Romahurmuziy alias Rommy diduga telah menerima uang suap senilai Rp300 juta dari tersangka Haris Hasanuddin dan Muhamad Muafaq Wirahadi. Rinciannya, Rp250 juta dari Haris dan Rp50 juta dari Muafaq.
Suap itu diduga diberikan demi memuluskan proses pengisian jabatan di Kemenag Jatim. Namun, KPK menduga tersangka Rommy terlibat juga dalam proses pengisian jabatan untuk wilayah lain. KPK menduga Rommy tak sendirian dalam menerima aliran suap itu
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kasus DBD Gunungkidul Turun, 2025 Nihil Korban Jiwa
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Sampo Dipakai ke Wajah Viral, Dokter: Tak Dianjurkan, Berbahaya
- Gonjang-ganjing Pasar Saham, Sejumlah Petinggi OJK Mundur
- Kericuhan Suporter Usai Persita vs Persija Berhasil Diredam
- Demonstrasi Besar Tolak Operasi ICE Guncang Minneapolis AS
- JPS Sleman 2025 Terserap Rp14,5 Miliar, Pendidikan Dominan
- Raffi Ahmad Sampaikan Salam Prabowo untuk Korban Longsor di Bandung
- Jokowi Siap Turun Gunung Perkuat Struktur PSI hingga RT RW
Advertisement
Advertisement



