Gibran Minta Beasiswa untuk Indonesia Timur Diperkuat Sejak SMA
Gibran meminta AJBI memperkuat ekosistem beasiswa bagi Indonesia timur untuk menyiapkan SDM unggul melalui penjaringan talenta sejak SMA.
Ilustrasi ledakan di ruko Grand Wijaya Centre, Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2018) subuh. /Suara.com-Agung Shandy Lesmana
Harianjogja.com, JAKARTA--Ledakan yang terjadi di Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat diduga berasal dari tabung gas. Ledakan itu terjadi pada Rabu (20/2/2019) dan merusakkan sejumlah titik bangunan mal tersebut.
Ledakan pun diduga berasal dari tabung gas salah satu tempat makan di pusat perbelanjaan tersebut. Hanya saja polisi masih menunggu hasil pastinya. "Diduga dari tabung gas tapi untuk pastinya belum bisa dipastikan karena masih nunggu hasil," kata Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Rensa Aktadivia saat dihubungi wartawan, Rabu (20/2/2019).
Saat ini pihak kepolisian telah berada di lokasi kejadian untuk memastikan sumber ledakan tersebut. Menurutnya, tidak ada korban dalam insiden tersebut.
"Tidak ada [korban], hanya kerugian materil itu juga belum bisa dipastikan jumlahnya," katanya.
Berdasar informasi yang berhasil dihimpun, kejadian tersebut diduga terjadi pukul 10.00 WIB. Belum diketahui apakah ada korban dalam peristiwa ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Gibran meminta AJBI memperkuat ekosistem beasiswa bagi Indonesia timur untuk menyiapkan SDM unggul melalui penjaringan talenta sejak SMA.
Jadwal lengkap KRL Solo-Jogja Sabtu, 25 Juli 2026. Kereta pertama berangkat pukul 05.00 WIB dari Stasiun Palur dengan tarif Rp8.000.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Sabtu, 25 Juli 2026. Tersedia 15 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 hingga Palur.
Indonesia dan tujuh negara mengecam penyerbuan Masjid Al-Aqsa oleh lebih dari 4.200 pemukim Israel di Yerusalem Timur.
FBI mengembalikan delapan artefak budaya asal Papua yang diselundupkan secara ilegal ke Amerika Serikat kepada Pemerintah Indonesia.
Presiden Prabowo meminta Nanik S. Deyang tetap membantu BGN sebagai bagian dewan pengawas usai mengundurkan diri.