Gunung Semeru Erupsi, Awan Panas Guguran Meluncur 5 Km
Gunung Semeru kembali erupsi pada Jumat sore dengan awan panas guguran sejauh 5 km ke arah tenggara. BPBD Lumajang memperketat pemantauan.
Ilustrasi ledakan di ruko Grand Wijaya Centre, Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/7/2018) subuh. /Suara.com-Agung Shandy Lesmana
Harianjogja.com, JAKARTA--Ledakan yang terjadi di Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat diduga berasal dari tabung gas. Ledakan itu terjadi pada Rabu (20/2/2019) dan merusakkan sejumlah titik bangunan mal tersebut.
Ledakan pun diduga berasal dari tabung gas salah satu tempat makan di pusat perbelanjaan tersebut. Hanya saja polisi masih menunggu hasil pastinya. "Diduga dari tabung gas tapi untuk pastinya belum bisa dipastikan karena masih nunggu hasil," kata Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Rensa Aktadivia saat dihubungi wartawan, Rabu (20/2/2019).
Saat ini pihak kepolisian telah berada di lokasi kejadian untuk memastikan sumber ledakan tersebut. Menurutnya, tidak ada korban dalam insiden tersebut.
"Tidak ada [korban], hanya kerugian materil itu juga belum bisa dipastikan jumlahnya," katanya.
Berdasar informasi yang berhasil dihimpun, kejadian tersebut diduga terjadi pukul 10.00 WIB. Belum diketahui apakah ada korban dalam peristiwa ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Gunung Semeru kembali erupsi pada Jumat sore dengan awan panas guguran sejauh 5 km ke arah tenggara. BPBD Lumajang memperketat pemantauan.
Kemnaker menjelaskan syarat penerima BSU 2026 senilai Rp900.000, mulai dari batas gaji hingga status kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Kapolda DIY menegaskan tidak ada anggota Jaga Warga saat kericuhan unjuk rasa 28 Oktober 2026 di kawasan Malioboro.
Polda Jateng memastikan benda logam berdiameter 4,5 milimeter di tubuh bocah Kendal bukan peluru senjata api.
AGI memproyeksikan produksi gula nasional 2026 mencapai 2,8 juta ton, ditopang kenaikan rendemen dan perluasan areal tebu.
Wamen HAM Mugiyanto mendukung percepatan RUU Penyadapan untuk memberi kepastian hukum dan mencegah penyalahgunaan kewenangan.