Kapolri Suyudi Mutasi 19 Kapolda, Ada Pergantian di Polda DIY

Jumali
Jumali Sabtu, 03 Oktober 2026 09:17 WIB
Kapolri Suyudi Mutasi 19 Kapolda, Ada Pergantian di Polda DIY

Komjen Polisi Suyudi Ario Seto dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis (1/10/2026)./BPMI Setpres

Harianjogja.com, JOGJA— Mutasi Polri pada awal kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyentuh 19 jabatan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) dan dua Wakapolda. Pergantian tersebut mencakup sejumlah wilayah, termasuk Polda Metro Jaya, Polda Jawa Tengah, Polda Jawa Timur, hingga Polda DIY.

Rotasi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Mutasi tersebut juga berkaitan dengan Keputusan Kapolri Nomor Kep/1532/X/2026 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Polri.

Pergantian jabatan berlangsung setelah Suyudi resmi dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Polri kemudian melakukan penataan sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri dan kewilayahan.

Kapolda Metro Jaya hingga Kapolda Maluku berganti

Salah satu perubahan utama terjadi di Polda Metro Jaya. Komjen Pol Asep Edi Suheri yang sebelumnya menjabat Kapolda Metro Jaya dimutasi menjadi Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. Posisi Kapolda Metro Jaya selanjutnya diisi Irjen Pol Dadang Hartanto.

Dadang sebelumnya menjabat Kapolda Maluku. Setelah ia dipindahkan ke Jakarta, jabatan Kapolda Maluku dipercayakan kepada Irjen Pol Suwondo Nainggolan yang sebelumnya menjabat Asisten Logistik (Aslog) Kapolri.

Perubahan juga terjadi di Polda Kepulauan Riau. Irjen Pol Asep Safrudin yang sebelumnya menjadi Kapolda Kepri mendapat promosi sebagai Kabareskrim Polri, sedangkan jabatan Kapolda Kepri diisi Irjen Pol Suhendri.

Di Polda Riau, Irjen Pol Hery Herjawan bergeser menjadi Kabaharkam Polri. Posisi Kapolda Riau kemudian diisi Irjen Pol Arman Achdiat yang sebelumnya merupakan Pati Baintelkam Polri.

Sementara itu, Polda NTT dipimpin Irjen Pol Reza Arief Dewanto setelah menggantikan Irjen Pol Rudi Darmoko. Rudi selanjutnya mendapat jabatan sebagai Kalemdiklat Polri.

Jawa juga mengalami rotasi Kapolda

Di Pulau Jawa, pergantian Kapolda terjadi di sejumlah daerah. Irjen Pol Hengki yang sebelumnya memimpin Polda Banten ditunjuk sebagai Kapolda Jawa Barat menggantikan Irjen Pol Pipit Rismanto.

Pipit selanjutnya mendapat penugasan sebagai Pati Polri untuk penugasan di Kementerian Hukum. Sementara kursi Kapolda Banten diisi Brigjen Pol Hendra Kurniawan yang sebelumnya menjabat Widyaiswara Kepolisian Utama TK II Sespim Lemdiklat Polri.

Polda Jawa Tengah juga mendapat pimpinan baru. Brigjen Pol Roy Hadi Siahaan ditunjuk sebagai Kapolda Jawa Tengah menggantikan Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, yang selanjutnya mendapat penempatan sebagai Wakalemdiklat Polri.

Di Jawa Timur, jabatan Kapolda dipercayakan kepada Irjen Pol Dekananto Eko Purwono. Ia sebelumnya menjabat Wakapolda Metro Jaya dan menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto.

Sementara di Bali, Brigjen Pol Pasma Royce ditunjuk sebagai Kapolda Bali menggantikan Irjen Pol Daniel Adityajaya. Daniel dimutasikan sebagai Pati Bareskrim Polri dalam rangka penugasan luar struktur.

Kapolda DIY ikut berganti

Pergantian juga terjadi di Polda DIY. Irjen Pol Langgeng Purnomo ditunjuk sebagai Kapolda DIY menggantikan Irjen Pol Anggoro Sukartono.

Anggoro selanjutnya dimutasikan sebagai Pati Baharkam Polri untuk penugasan pada Wantimpres. Pergantian tersebut menambah daftar perubahan jabatan Kapolda dalam telegram mutasi yang diterbitkan pada 2 Oktober 2026.

Dengan perubahan tersebut, jabatan Kapolda DIY yang sebelumnya dipegang Anggoro Sukartono beralih kepada Langgeng Purnomo. Data profil pejabat Polda DIY yang terindeks di laman resmi Polda DIY masih menampilkan Anggoro sebagai Kapolda, sehingga pembaruan laman institusi belum mencerminkan mutasi terbaru.

Daftar lengkap 19 Kapolda yang berganti

Selain wilayah-wilayah tersebut, telegram mutasi Kapolri juga mencatat pergantian pimpinan di sejumlah Polda lain. Berikut daftar 19 Kapolda yang mengalami pergantian:

  1. Kapolda Metro Jaya: Irjen Pol Dadang Hartanto, menggantikan Komjen Pol Asep Edi Suheri.
  2. Kapolda Maluku: Irjen Pol Suwondo Nainggolan, menggantikan Irjen Pol Dadang Hartanto.
  3. Kapolda Kepulauan Riau: Irjen Pol Suhendri, menggantikan Irjen Pol Asep Safrudin.
  4. Kapolda Riau: Irjen Pol Arman Achdiat, menggantikan Irjen Pol Hery Herjawan.
  5. Kapolda NTT: Irjen Pol Reza Arief Dewanto, menggantikan Irjen Pol Rudi Darmoko.
  6. Kapolda Jawa Barat: Irjen Pol Hengki, menggantikan Irjen Pol Pipit Rismanto.
  7. Kapolda Banten: Brigjen Pol Hendra Kurniawan, menggantikan Irjen Pol Hengki.
  8. Kapolda Jawa Tengah: Brigjen Pol Roy Hadi Siahaan, menggantikan Irjen Pol Ribut Hari Wibowo.
  9. Kapolda Jawa Timur: Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto.
  10. Kapolda Bali: Brigjen Pol Pasma Royce, menggantikan Irjen Pol Daniel Adityajaya.
  11. Kapolda Sumatra Barat: Irjen Pol Jawari, menggantikan Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy.
  12. Kapolda Sulawesi Selatan: Irjen Pol Awal Chairuddin, menggantikan Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro.
  13. Kapolda Jambi: Irjen Pol Widodo, menggantikan Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar.
  14. Kapolda Gorontalo: Irjen Pol Nurworo Danang, menggantikan Irjen Pol Widodo.
  15. Kapolda Sumatra Utara: Brigjen Pol Sonny Irawan, menggantikan Irjen Pol Whisnu Hermawan.
  16. Kapolda Sumatra Selatan: Brigjen Pol Ronny Samtana, menggantikan Irjen Pol Sandi Nugroho.
  17. Kapolda Sulawesi Tengah: Irjen Pol Rizal Irawan, menggantikan Irjen Pol Nasri.
  18. Kapolda Sulawesi Barat: Irjen Pol Totok Suharyanto, menggantikan Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta.
  19. Kapolda DIY: Irjen Pol Langgeng Purnomo, menggantikan Irjen Pol Anggoro Sukartono.

Selain 19 Kapolda, dua posisi Wakapolda juga berganti, yakni Wakapolda Kalimantan Tengah yang diisi Brigjen Pol Hendra Wirawan menggantikan Brigjen Pol Yosi Muhamarta serta Wakapolda Jawa Barat yang diisi Brigjen Pol Rachmad Iswan Nusi menggantikan Brigjen Pol Adi Vivid.

Rangkaian mutasi tersebut menjadi bagian dari penataan organisasi Polri setelah Suyudi Ario Seto mengambil alih jabatan Kapolri dari Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Surat telegram yang sama juga memuat pergantian sejumlah pejabat utama Mabes Polri.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online