KCIC Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Pencurian Kabel Prasarana Whoosh
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menegaskan proses hukum terhadap pelaku pencurian kabel prasarana Whoosh diperlukan untuk memberikan efek jera.
Ilustrasi narkoba/Magnific
Harianjogja.com, TANGERANG—Petugas Bea Cukai Soekarno-Hatta menggagalkan penyelundupan 5,226 kilogram narkotika Golongan II jenis etomidate yang disembunyikan di dalam sol sepatu. Kasus tersebut melibatkan lima warga negara Malaysia yang tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta Hengky Aritonang mengatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil analisis informasi dan pemetaan jaringan peredaran gelap narkotika lintas negara.
"Pengungkapan kasus berskala internasional ini merupakan hasil dari analisis informasi berkelanjutan serta sinergi lintas instansi dalam memetakan jaringan peredaran gelap narkotika," katanya di Tangerang, Jumat (2/10/2026).
Kelima WNA Malaysia tersebut masing-masing berinisial MAJ (21), PAR (22), MZS (49), EBH (24), dan NAA (25). Mereka ditindak petugas di Terminal 2F Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta pada 25–26 September 2026.
Mereka diketahui tiba menggunakan pesawat AirAsia nomor penerbangan QZ 201 dengan rute Kuala Lumpur (KUL)-Jakarta (CGK).
Etomidate Disembunyikan di Sol Lima Pasang Sepatu
Hengky menjelaskan kelima tersangka menggunakan modus menyembunyikan etomidate di bagian sol lima pasang sepatu yang mereka kenakan.
"Hasil pemeriksaan awal mengungkap bahwa kelima kurir ini dikendalikan oleh seorang perempuan yang dikenal dengan nama samaran 'MADAM' melalui aplikasi Telegram," katanya.
Masing-masing kurir, menurut Hengky, dijanjikan upah 7.000 ringgit Malaysia oleh pengendali. Komunikasi dan koordinasi dilakukan melalui grup percakapan khusus bernama "TRIP INDO Z4 24th Team MADAM".
Melalui grup tersebut, para kurir menerima instruksi perjalanan sekaligus arahan mengenai penyerahan barang.
Setelah kelima tersangka diamankan, Bea Cukai Soekarno-Hatta kemudian berkoordinasi dengan Satuan Tugas Subdirektorat III Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri untuk mengembangkan kasus tersebut.
"Dari hasil pengembangan tersebut, aparat mengamankan seorang pria warga negara Tiongkok berinisial WS (25) beserta sejumlah barang bukti tambahan berskala besar," ujar Hengky.
Petugas Sita 85.000 Mililiter Cairan
Dalam pengembangan perkara tersebut, petugas menyita 16 jerigen berukuran lima liter dan lima botol berukuran satu liter. Seluruh wadah tersebut berisi cairan yang dibungkus aluminium foil dengan total mencapai 85.000 mililiter.
Cairan tersebut masih dalam proses pengujian laboratorium.
Selain cairan, petugas turut menyita 21.000 kartrid rokok elektronik kosong dan 15.000 tutup bawah kartrid. Barang bukti lain yang diamankan berupa dua plastik bening segel kartrid, 800 pipet plastik, ribuan kemasan kartrid berbagai varian rasa, serta sejumlah barang bukti elektronik dan dokumen pendukung.
"Seluruh tersangka beserta barang bukti kemudian diserahterimakan kepada Subdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri guna proses penyidikan dan pengembangan jaringan lebih lanjut," katanya.
Penindakan Diperkirakan Selamatkan 21.250 Jiwa
Pelaksana Tugas Direktur Interdiksi Narkotika Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Erwin Situmorang mengatakan penindakan tersebut diperkirakan dapat menyelamatkan sekitar 21.250 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika.
Selain itu, potensi penghematan biaya rehabilitasi kesehatan negara dari penindakan tersebut diperkirakan mencapai Rp33,98 miliar.
Etomidate telah ditetapkan sebagai narkotika Golongan II berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2025 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika.
Seluruh tersangka dalam kasus tersebut diproses berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menegaskan proses hukum terhadap pelaku pencurian kabel prasarana Whoosh diperlukan untuk memberikan efek jera.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY menggelar Festival Batik 2026 di Jogja City Mall, Jumat (2/10).
Retribusi wisata Pantai Parangtritis dan Pantai Depok mencapai Rp4,95 miliar pada Juli-September 2026, dengan kunjungan tertinggi pada Juli.
Bakom RI menyiapkan tim khusus untuk mempelajari dampak algoritma dan AI yang dinilai mendistorsi pesan Presiden Prabowo kepada publik.
Kekeringan Kulonprogo meluas ke 8 kapanewon. Sebanyak 423 tangki air bersih disalurkan ke 138 titik untuk 7.394 jiwa.
BPJS Kesehatan memperkuat pelaksanaan JKN di DIY melalui pembiayaan layanan kesehatan, optimalisasi layanan digital, Mobile JKN, dan PANDAWA.