Veda Ega Terlempar dari Zona Poin Moto3 Aragon 2026
Veda Ega Pratama finis ke-20 di Moto3 Aragon 2026 setelah sempat masuk zona poin. Ia gagal menambah poin dari seri sebelumnya.
Ilustrasi Ledakan. - Freepik
Harianjogja.com, MYANMAR—Sedikitnya 45 orang dilaporkan meninggal dunia setelah ledakan dahsyat mengguncang sebuah bangunan penyimpanan bahan peledak pertambangan di Kota Namhkam, Negara Bagian Shan, Myanmar, pada Minggu (31/5/2026). Selain korban jiwa, sekitar 70 orang lainnya mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.
Ledakan terjadi sekitar tengah hari di wilayah timur laut Myanmar yang berjarak sekitar tiga kilometer dari perbatasan China. Kawasan tersebut diketahui berada di bawah kendali Ta'ang National Liberation Army (TNLA), kelompok bersenjata etnis yang memperjuangkan otonomi di Myanmar.
Dampak ledakan tidak hanya menimbulkan korban manusia, tetapi juga merusak permukiman warga di sekitar lokasi kejadian. Media pemerintah China, China Central Television (CCTV), melaporkan banyak rumah penduduk mengalami kerusakan akibat kuatnya daya ledak yang terjadi.
Berdasarkan temuan awal, sumber ledakan diduga berasal dari fasilitas penyimpanan bahan peledak yang digunakan untuk aktivitas pertambangan. Sejumlah media lokal Myanmar melaporkan jumlah korban meninggal kemungkinan lebih tinggi, berkisar antara 50 hingga 55 orang.
Foto dan rekaman video yang beredar di media setempat memperlihatkan kepulan asap tebal membumbung tinggi dari lokasi kejadian. Bangunan di sekitar pusat ledakan tampak porak-poranda, sementara puing-puing berserakan di berbagai titik kawasan terdampak.
Kantor berita lokal Shwe Phee Myay melaporkan bahwa dari data sementara korban, sekitar 25 perempuan dan 30 laki-laki termasuk dalam daftar korban tewas. Selain itu, puluhan orang lainnya masih menjalani perawatan akibat luka-luka, sementara beberapa korban diyakini masih terjebak di lokasi ketika proses pencarian dan penyelamatan terus berlangsung.
"Sejauh ini, di antara para korban, 25 dilaporkan perempuan dan 30 laki-laki, sementara puluhan lainnya terluka dan beberapa diyakini masih terjebak, sementara operasi penyelamatan masih berlangsung."
Situasi darurat membuat petugas penanggulangan bencana setempat mengimbau masyarakat untuk mendonorkan darah ke Rumah Sakit Umum Namhkam guna membantu penanganan para korban yang terus berdatangan.
Sementara itu, melalui pernyataan yang diunggah di akun Telegram resminya, Ta'ang National Liberation Army mengakui bahwa gelignit atau bahan peledak memang disimpan di lokasi tersebut untuk mendukung kegiatan pertambangan dan penggalian. Organisasi itu juga menyatakan telah memulai penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti ledakan yang menewaskan puluhan orang tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Veda Ega Pratama finis ke-20 di Moto3 Aragon 2026 setelah sempat masuk zona poin. Ia gagal menambah poin dari seri sebelumnya.
Vonis Ibrahim Arief dalam kasus korupsi Chromebook diperberat menjadi 5 tahun penjara. Ia juga dijatuhi uang pengganti Rp5 miliar.
PT Pegadaian (Persero) berkolaborasi dengan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) meluncurkan Program Merdeka Stunting 2026
Sebanyak 785 lansia di Kulonprogo terindikasi judol dari 3.336 penerima bansos. Dinsos membuka mekanisme sanggahan dan pemutakhiran data.
Kejagung menyita Rp401 miliar dari PT CNI terkait dugaan korupsi tata kelola nikel 2017–2020. Uang dititipkan di RPL Bank Mandiri.
Regol Ayom di sirip Malioboro menyulitkan pengguna kursi roda. Pemda DIY akan mengevaluasi desain portal agar akses difabel tetap tersedia.