Rekrutmen P3K Tidak Terbuka untuk Umum

Puluhan honorer K2 saat menyampaikan aspirasi di DPRD Bantul, Senin (17/9). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
12 Februari 2019 19:37 WIB David Kurniawan News Share :

Harianjogja.com, WONOSARI – Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Gunungkidul Sigit Puwanto mengatakan, jumlah formasi dalam rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), berdasarkan data dari Pemerintah Pusat ada 93 honorer yang memenuhi persyaratan dalam rekrutmen tersebut.

Menurut dia, di tahap pertama perekrutan tidak bersifat umum karena dikhususkan bagi honorer yang sudah masuk database di Pemerintah Pusat. "Untuk tahap satu tidak untuk umum karena dikhususkan bagi honorer di lingkup pemerintahan," kata Sigit saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (11/2/2019).

Menurutnya, untuk saat ini, pemkab belum membuka rekrutmen P3K. Ini lantaran, petunjuk teknis dan pelaksana dari perekrutam masih dikonsultasikan dengan BKN regional DIY-Jateng dan BKPP DIY. “Hasilnya belum ada karena pertemuan masih berlangsung. Yang jelas, pertemuan itu akan dijadikan dasar dalam perekrutan,” katanya.

Disinggung mengenai alokasi anggaran untuk gaji P3K, Sigit mengakui belum mengalokasikan khusus. Meski demikian, ia tidak mempermasalahkan karena gaji bisa diambilkan dari alokasi anggaran gaji rekrutmen CPNS 2018 atau dari pegawai yang telah memasuki masa pensiun.

“Tidak jadi soal karena dalam rekrutmen CPNS sudah ada proyeksi anggaran untuk gaji dan sudah masuk dalam APBD 2019. Tapi pada pelaksanaan, tidak semua kuota terisi sehingga alokasi gaji ini bisa dialihkan untuk P3K,” katanya.

Sigit menambahkan, untuk rekrutmen P3K didominasi oleh tenaga penyuluh pertanian, tenaga medis dan guru. “Masih di tiga bidang, sedang untuk yang lain belum ada,” katanya.