Advertisement
Beredar Kabar Kantor Pusat BPN Prabowo-Sandi di Solo Dibobol Maling, Ternyata Begini Faktanya
Waketum Partai Gerindra, Fadli Zon, menghadiri peresmian posko pemenangan Prabowo di Solo, Selasa (22/5 - 2018) malam. (Solopos/Nicolaus Irawan)
Advertisement
Harianjogja.com, SOLO -- Kabar adanya pencurian di kantor pusat BPN, Sumber, Banjarsari, Solo bikin heboh. Ketua Pelaksana Harian Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan capres cawapres nomor urut 02, Agus Sahid, mengklarifikasi bahwa peristiwa itu tidak terjadi.
Agus mengatakan barang berupa televisi yang dikabarkan hilang sebetulnya tak hilang. Barang elektronik itu menurut Agus hanya dipindah tempat penyimpannannya ke ruang Ketua Umum BPN Prabowo-Sandiaga, Jenderal Purn. Djoko Santoso.
Advertisement
“Semula TV ditaruh di lantai. Biar tak ada yang tersandung, TV saya pindahkan ke ruang Pak Djoko,” tutur dia, Senin (11/2/2019) siang.
Pemindahan televisi dilakukan Agus setelah kegiatan nonton bareng (nonbar) siaran langsung debat capres cawapres. Saat itu puluhan kader dan sukarelawan pendukung capres cawapres nomor urut 02 berkumpul nonbar debat tersebut.
BACA JUGA
“Yang menaruh [televisi] di ruang Jenderal Purn. Djoko Santoso itu saya. Waktunya sekitar 20 Januari 2019. Tapi informasi hilangnya aset BPN sempat viral. Saya menyayangkan ada yang bilang ke publik kalau TV-nya hilang,” ujar dia.
Agus menjelaskan pemindahan televisi ke ruangan Djoko Santoso dilakukan saat sudah tidak ada kader dan sukarelawan di Kantor BPN Sumber. Setelah dimasukkan ruangan tersebut Agus lantas pulang dan membawa kuncinya.
Dia lantas meminta petugas jaga Kantor BPN Sumber untuk mengambil kunci tersebut di rumahnya. “Setelah saya taruh TV-nya, ruang Pak Djoko, pintu saya kunci dan saya bawa. Setelah itu petugas saya minta ambil kunci kantor di rumah saya,” kata dia.
Pemilik bangunan ruko yang digunakan sebagai Kantor BPN Sumber itu menyayangkan telanjur beredarnya informasi pencurian televisi. Apalagi informasi terjadinya pencurian muncul dari pengurus partai tanpa lebih dulu klarifikasi. “Saya menyayangkan kenapa tidak diklarifikasi dulu,” tambah dia.
Informasi bobolnya Kantor Pusat BPN Prabowo-Sandi disampaikan Waketum Partai Gerindra, Ferry Juliantono, saat konsolidasi para sukarelawan dan caleg dari parpol koalisi di kantor tersebut, Jumat (8/2/2019) siang. Kegiatan itu dihadiri Rachmawati Soekarnoputri.
“Tempat ini beberapa hari yang lalu dibobol. Saya tidak tahu siapa, kita tidak usah menuduh. Tapi introspeksi saja, saya berharap posko-posko atau kantor yang sudah diresmikan harus diisi dengan banyak kegiatan yang bermanfaat,” tutur Ferry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Solopos.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Layanan SIM Corner di Jogja Hari Ini, Rabu 7 Januari 2026
- Top Ten News Harianjogja.com: Relokasi Pedagang Hingga Kemiskinan
- Jadwal Bus Sinar Jaya ke Pantai Parangtritis dan Baron, 7 Januari 2026
- Jadwal Pemadaman Listrik, 7 Januari 2026
- X-Men Resmi Masuk MCU Lewat Teaser Avengers: Doomsday
- Agenda Event, Pariwisata, Konser dan Olahraga, 7 Januari 2026
- Tembus 100 Penampilan, Ze Valente Tegaskan Peran Vital di PSIM
Advertisement
Advertisement





