2 Kecelakaan Maut Terjadi Dalam Semalam di Jalan Solo-Jogja, 2 Nyawa Melayang

Bus Mira yang terlibat kecelakaan di Jalan Bypass Klaten, Jumat (8/2/2019) pagi. (Solopos - Ponco Suseno)
11 Februari 2019 09:57 WIB Ponco Suseno News Share :

Harianjogja.com, KLATEN -- Kecelakaan maut terjadi di dua lokasi di Klaten, Kamis-Jumat (7-8/2/2019). Kecelakaan ini memakan korban dua nyawa melayang. Kecelakaan pada Kamis terjadi di jalan Solo-Jogja, Jetis, Klepu, Ceper, pukul 22.15 WIB.

Seorang pejalan kaki asal Bandungan, Jatinom, Sakir, 59, meninggal dunia setelah ditabrak mobil toyota Avanza berpelat nomor AB 1913 H. Mobil Avanza disopiri Dwiki Alfian, 27, warga Subang, Jabar.

Kecelakaan tersebut bermula saat mobil Avanza melaju kencang dari arah utara ke selatan atau Solo ke Klaten di jalan Solo-Jogja. Saat di lokasi kejadian, Sakir menyebarang jalan dari arah barat ke timur.

Waktu itu kondisi hujan. Sakir meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami luka di kepala bagian belakang, lubang hidung mengeluarkan darah, dahi sobek, luka di kaki kiri dan lutut kanan. Satlantas Polres Klaten masih menyelidiki kasus kecelakaan di Ceper tersebut.

Kecelakaan pada Jumat terjadi di jalan bypass dekat Mapolres Klaten. Bus Mira jurusan Surabaya-Jogja menyeruduk pengendara sepeda motor yang dikendarai Melia Indriyana, 21, asal Mranggen, Jatinom, Klaten, hingga meninggal dunia pukul 05.45 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat itu Melia yang mengendarai sepeda motor Honda Karisma berpelat nomor AD 5198 QC hendak menyeberang di Jl. Bypass Klaten yang merupakan jalan lingkar Solo-Jogja melintasi depan Mapolres Klaten.

Warga Jatinom itu hendak menyeberang dari arah barat ke timur sebelum mengarah ke selatan atau Pasar Srago Klaten. Saat menikung tersebut, bus Mira berpelat nomor S 7166 US melaju dari arah utara ke selatan atau dari Masjid Agung Al Aqsha Klaten ke Pasar Srago.

Bus yang disopiri Waris Noviyando, 33, warga Sukodono, Sidoarjo, Jatim, itu melaju dengan kecepatan tinggi. Saat itu kondisi di Jl. Bypass Klaten hujan sehingga jarak pandang sopir diduga tak optimal.

Bus itu menyeruduk sepeda motor yang dikendarai Melia. Saking kencangnya laju bus, sepeda motor buruh pabrik garmen di Mondrian Klaten itu terseret di bawah bus hingga tujuh meter.

Bagian belakang Honda Karisma itu ringsek, sementara Melia meninggal dunia di lokasi kejadian. Melia terluka di kepala, wajah, tulang bahu kanan, dan kiri patah, lutut kanan dan kiri lecet. Bodi depan bagian kiri bus Mira juga penyok.

“Lokasi kejadian lumayan dekat dengan gerbang Mapolres Klaten. Tadi [kemarin], anggota yang sedang berjaga di pos depan [Mapolres] juga ke lokasi kejadian [membantu proses evakuasi]. Saat ini, kami masih menyelidiki kasus kecelakaan ini. Kami mengimbau ke warga selalu hati-hati dan taati peraturan lalu lintas guna menghindari kecelakaan,” kata Kanitlaka Satlantas Polres Klaten, Ipda Panut Haryono, mewakili Kasatlantas AKP Adhytiawarman Gautama Putra dan Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi.

Kernet bus Mira, Sutrisno, 44, mengatakan kecelakaan terjadi dalam kondisi hujan. Sopir bus kaget saat melihat pengendara sepeda motor menyelonong dari arah barat di Jl. Bypass Klaten.

“Kondisi jalan waktu itu memang licin. Saat kejadian, bus ditumpangi 30-an orang. Selanjutnya, para penumpang kami oper ke bus di belakang kami,” katanya.



Sumber : Solopos.com